Perempuan Arab Saudi Sudah Mendapatkan Lebih Banyak Hak

Juga berita baik bagi pria
Perubahan ini juga disambut oleh banyak pria, yang turut terdampak pembatasan berdasarkan gender dan tertekan karena adanya aturan perwalian.
Fatimah mengatakan setelah ayahnya meninggal dunia, saudara laki-lakinya harus bertanggung jawab atas keluarganya.
Ini menimbulkan tekanan bagi seorang pria muda yang tiba-tiba harus mengurus segalanya, termasuk formulir, aplikasi, serta harus menemani dan mengantar mereka kalau keluar rumah.
Menurut Fatimah, sebelumnya bahkan proses dokumentasi pun bisa terhitung lama dan sulit karena mengharuskan pria menandatangani setiap langkah.
"Tapi saya baru memperbaharui paspor sendiri dengan cara online dan akan saya terima dalam waktu tiga hari," katanya.
Ia pun juga sudah memiliki mobil sendiri dan bisa mengemudi ke tempat kerja atau liburan "tanpa membantu saudara laki-laki."
"Pria dibebaskan dari beban ini sementara perempuan bisa berkembang dan melakukan semuanya sendiri," katanya.
"Ini membuat hidup lebih mudah bagi saya dan bahkan saudara laki-laki saya."
Mahasiswi Arab yang kuliah di Australia terkejut mendengar kesan negatif tentang negaranya
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana