Perempuan Berjilbab yang Dianiaya di Sydney Sudah Melahirkan

Setelah kejadian, Rana sempat menjalani perawatan di rumah sakit setempat, sambil mengungkapkan pengalamannya itu melalui akun Facebooknya.
Ia mengatakan warga masyarakat Muslim di Australia sudah terbiasa menjadi sasaran tindakan Islamophobia dari sejumlah oknum.
"Saya lahir dan besar di Sydney, Australia. Saya seorang Muslimah," katanya.
"Saya telah mengalami pelecehan dan kebencian secara verbal dari warga Australia lainya. Tapi saya tak pernah berpikir mendapat serangan fisik seperti ini akan menimpa diriku," ujar Rana.
Kini kabar mengenai kelahiran bayinya pun diungkapkan Rana di akun Facebooknya.
"Saya ingin menyampaikan kabar mengenai kelahiran bayi laki-lakiku, Zayn," kata Rana.
"Saya tahu hal ini akan memberikan ketenangan bagi kalian yang mengetahui masa-masa sulit bagi saya, dan kini bayi yang tak berdosa ini bisa lahir dengan selamat," ujarnya.
"Dia menjadi sebuah anugrah dan saya akan nikmati momen spesial ini bersamanya di rumah sambil menjalani pemulihan," tambahnya.
Rana El Asmar mengalami serangan Islamophobia di sebuah kafe di Syndey pada akhir November 2019 saat tengah hamil besar, kini ia telah melahirkan bayi laki-laki yang sehat
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Polisi Ungkap Misteri Penemuan Mayat Perempuan di Cimahi, Ternyata
- Pria di Blitar Bacok Mantan Istri
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran