Seminar Kebangsaan Universitas Mercu Buana
Perihal Berita di Medsos, Syarief Hasan: Telaah Dulu Kebenarannya

“Banyak gangguan pada warga negara dalam menjalankan hak dan kewajibannya dalam masa-masa ini,” ujar Syarief.
Dia menyebut tantangan dan gangguan yang ada dalam era saat ini seperti melemahnya pemahaman Pancasila dan merenggangnya interaksi antarmasyarakat.
Untuk menghadapi hal yang demikian, pria asal Palopo, Sulawesi Selatan itu, mengatakan MPR melaksanakan Sosialisasi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika atau yang lebih popular disebut Empat Pilar MPR.
Sosialisasi yang ada dilakukan dengan berbagai macam cara dan metode dan untuk semua kalangan.
“Nilai-nilai yang ada kita harapkan diimplementasikan oleh semua elemen bangsa dalam keseharian,” kata Syarief.
Menurut Syarief, apabila nilai ini diimplementasikan oleh para pemimpin maka yang terjadi adalah adanya kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.
Dalam kesempatan tersebut, Syarief Hasan juga menyampaikan materi tentang tugas dan kewenangan MPR.
Menurut Syariet Hasan, sebelum amendemen UUD, MPR merupakan lembaga tertinggi negara. Setelah diamendemen posisi MPR tidak lagi sebagai lembaga tertinggi.
Wakil Ketua MPR RI Dr. Syarief Hasan meminta generasi muda khususnya mahasiswa Universitas Mercu Buana (UMB) untuk tidak terburu-buru menyebarkan berita di Medsos.
- 3 Juta Lulusan SMA/SMK Menganggur, Waka MPR: Berbagai Langkah Harus Segera Diambil
- HNW Usulkan ke Prabowo Terbitkan Keppres yang Tetapkan 3 April sebagai Hari NKRI
- Danantara dan Komitmen Presiden Bagi Hilirisasi SDA-Tanaman Pangan
- Waka MPR Dorong Pemda Proaktif Sosialisasikan Persyaratan SPMB 2025 Secara Masif
- Waka MPR Sebut Inisiatif Putra Prabowo Temui Megawati Meneduhkan Dinamika Politik
- Johan Rosihan PKS: Idulfitri jadi Momentum Membangun Negeri dengan Akhlak