Peringati HLUN, Kemensos Tekankan Peran Penting Keluarga

"Dari kondisi tersebut, maka orang tualah yang menjadi penjuru bagi generasi muda sekaligus panutan," katanya.
Andi menyebutkan menghargai, menyayangi, dan menghormati orang tua, khususnya para lansia bukan berarti sesuatu yang berlebihan karena fase tersebut ialah sebuah keniscayaan.
"Para generasi penerus hendaknya dapat memahami tentang hakekat orang tua khususnya para Lanjut usia dalam struktur kedudukannya didalam keluarga dan masyarakat, karena keduanya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah struktur dan kultur Sosial, " katanya.
HLUN diperingati atas dasar situasi dan kondisi sejarah yang pada waktu itu Dr. KRT Radjiman Widiodiningrat, didaulat oleh peserta sidang Pertama Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) untuk menjadi pimpinan sidang dimaksud karena memiliki pemikiran yang cemerlang sekaligus sebagai anggota paling sepuh pada 29 Mei 1945.
Tanggal tersebut dicetuskan kembali dan dicanangkan 29 Mei 1996 di Semarang sebagai Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) oleh Presiden RI pada saat itu, sebagai penghormatan atas jasa, pemikiran dan kebijakan Dr. KRT Radjiman Widiodiningrat. (jpnn)
Peringatan HLUN ke-25 kali ini, Kemensos mengambil tema “Lansia Bahagia Bersama Keluarga".
Redaktur & Reporter : Elvi Robia
- Banjir Melanda Berau Kaltim, 2 Lansia Meninggal Dunia
- Rano Sebut Bansos untuk Lansia-Disabilitas agar Tak Pinjam ke Bank Keliling
- Tebar Kebaikan di Ramadan, Bank Mandiri Santuni Anak Yatim dan 668 Yayasan
- Sempatkan Waktu Bareng Keluarga di Tengah Kesibukan, Marshel Widianto Cerita soal Ini
- Berbagi Kebaikan Ramadan, Bank Mandiri Santuni 57.600 Santunan Anak Yatim dan Lansia
- Bank Mandiri Group Santuni 3.050 Penerima dan 45 Yayasan di Sumatera Bagian Selatan