Perintah Jenderal Andika Tegas, Semua Harus Sampai ke Tangan Penerima

jpnn.com, JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memberikan perintah tegas kepada jajarannya terkait pendistribusian bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng.
Jenderal Andika menekankan kepada jajaran TNI agar pendistribusian BLT minyak goreng dari pemerintah pusat harus tepat sasaran.
"Bantuan langsung tunai minyak goreng semuanya harus sampai ke tangan mereka yang memang berada di daftar penerima," kata Jenderal Andika Perkasa dipantau dari kanal YouTube di Jakarta, Minggu (5/4).
Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu mengatakan dana BLT minyak goreng dari pemerintah pusat untuk masyarakat yang tersebar di 257 kabupaten/kota di Indonesia telah ditransfer oleh Pusat Keuangan (Puskeu) TNI kepada jajaran yang akan membantu pendistribusian.
Menurutnya, dana tersebut dikirim kepada 15 Komando Daerah Militer (Kodam) dan 209 Komando Distrik Militer (Kodim) yang diperuntukkan bagi 2.130.000 penerima manfaat melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) serta Bank Syariah Indonesia (BSI).
Terkait dengan hal itu, Jenderal Andika bersama jajaran Asisten Panglima TNI telah membuat rencana terkait mekanisme target pendistribusian dana bantuan.
Dalam arahannya, lulusan Akademi Militer (Akmil) 1987 itu menginstruksikan kepada bawahan agar mendatangi rumah penerima manfaat BLT minyak goreng yang tidak sempat datang ke lokasi pendistribusian.
"Intinya, semua harus sampai ke tangan penerima karena itu adalah hak mereka," pungkas Jenderal Andika. (antara/jpnn)
Jenderal Andika memerintahkan jajaran TNI agar dalam pendistribusian BLT minyak goreng dari pemerintah pusat tepat sasaran.
Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi
- Bentrok Antarwarga di Maluku, Gubernur dan 2 Jenderal Turun Tangan
- Kebakaran Menghanguskan 18 Rumah Dinas TNI di Aceh
- 5 Berita Terpopuler: Permintaan Kepala BKN Sangat Serius, Pengangkatan PPPK Bakal Tuntas 2025, Ini Buktinya
- Kerja Sama TNI-Unud Disorot, Kolonel Agung Bilang Begini
- Muncul Gerakan Kontra UU TNI, Nama Presiden Prabowo Disorot Warganet
- Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Juwita Dilakukan Tertutup, Ada Apa?