Perintah Presiden Jokowi, Barang Harus Ada

"Nah, itu semua sudah di adjust," katanya.
Dengan pengaturan harga tersebut, lanjut Arief, Bapanas menjanjikan petani tidak rugi dan harga beras ke konsumen juga tidak membebani inflasi.
"Bapanas mengatur bukan di hulu atau hilir saja, tetapi dua-duanya."
"Bagaimana petani itu mendapatkan harga wajar supaya tidak kapok menanam dengan marjin cukup."
"Perkaranya, ini mau marjin berapa, kemudian di hilir itu berhubungan dengan inflasi dan daya beli masyarakat," ucapnya.
Arief menjelaskan impor beras yang dilakukan dalam beberapa waktu lalu sebesar 500 ribu ton juga dilakukan dengan terukur, bukan untuk merugikan petani.
Negara-negara lain juga terus mengamankan stok pangan di tengah kegentingan ekonomi global.
Proses impor juga tidak mudah karena kondisi ekonomi global.
Presiden Jokowi mengeluarkan perintah penting, memasuki bulan puasa barang harus ada.
- 5 Ruas Tol Trans Sumatera Ini Gratis saat Arus Balik Lebaran
- Arus Balik Lebaran 2025 Mulai Padat
- BMKG Sebut Jakarta Diliputi Awan Tebal Hari Ini, Ada Hujan Juga
- Megawati Soekarnoputri Titip Salam ke Prabowo Lewat Didit
- 4.627 Wisatawan Kunjungi Kepulauan Seribu
- Whoosh Layani 210 Ribu Penumpang Selama Masa Angkutan Lebaran 2025