Peristiwa di Tambora Ini Harus jadi Pelajaran bagi Perempuan Hamil Tua

jpnn.com, JAKARTA BARAT - Peristiwa di sebuah rumah kontrakan di Jalan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, ini harus menjadi pelajaran penting bagi para perempuan yang hamil tua.
Saat masa persalinan sudah mendekati hari H, sebaiknya segera mencari tempat yang nyaman.
Dikabarkan, Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat mengevakuasi seorang wanita yang hendak melahirkan di sebuah rumah, Jalan Jembatan Besi, Tambora, Selasa (5/10).
Humas Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Mulat Wijayanto mengatakan bahwa lima personel dikerahkan untuk mengevakuasi warga tersebut.
Adapun perempuan itu harus dievakuasi karena tidak bisa turun dari lantai dua rumah kontrakannya.
"Evakuasi orang yang mau melahirkan. Tidak bisa turun dari lantai dua kontrakan karena tangga curam dan sempit," kata Mulat dalam keterangan tertulis, Rabu (6/10).
Mulat menambahkan bahwa proses evakuasi berlangsung sekitar 45 menit. Evakuasi juga melibatkan petugas dari Puskesmas Kecamatan Tambora.
"Setelah sekitar 45 menit bisa dievakuasi," ujar Mulat.
Seorang perempuan hamil tua yang hendak melahirkan tidak bisa turun dari lantai dua rumah kontrakannya di Tambora.
- Data ILO 2024 Sebut Peran Perempuan di Level Tinggi Menurun
- PNM Kembali Tebar Reward, Kali Ini Kirim Karyawan ke Hongkong
- Pegiat Pendidikan: Perempuan Pekerja Ekonomi Kreatif Harus Berdaya Saing Tinggi
- Waka MPR: Keterlibatan Perempuan dalam Politik Bukan Hanya Sekadar Hak, tetapi
- Fera Signature Meriahkan Indonesia Fashion Aesthetics 2025 di Jakarta
- Lestari Moerdijat: Upada Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Harus Diatasi