Perkuat Kedaulatan NKRI di Perbatasan, Begini Caranya

Ia mengajakan ibu-ibu untuk menggunakan pewarna alami yang ada di Belu sebagaimana digunakan ibu-ibu terdahulu. "Pewarna yang dijual di pasar mengandung bahan kimia. Kadang orang pakai kain tenun kita alergi. Jadi silakan pakai saja pewarna alam yang kita miliki," ujarnya.
Willybrodus meminta ibu-ibu penenun agar menanamkan tekad dan semangat yang membara untuk memanfaatkan momentum pelatihan dan pendampingan BI sebagai kesempatan untuk memperbaiki kekurangan yang dimiliki selama ini guna meningkatkan ekonomi rumah tangga ke depan.
"Jangan sampai setelah BI pulang, ilmu yang kalian dapat selama beberapa hari ini juga pulang dan kembali ke kebiasaan lama. Saya minta kebiasaan ini harus kita tinggalkan dan mari kita tingkatkan semangat tidak hanya untuk kebutuhan keluarga, tapi juga untuk keperluan bisnis," tegasnya.(JPG/ogi/ays/fri/jpnn)
ATAMBUA - Kepemimpinan Naek Tigor Sinaga sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTT terus memberi warna khusus bagi pemerintah dan masyarakat
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Potongan 20%, Tol Semarang-Jakarta Butuh Saldo Minimal Rp 360 Ribu
- Bang Jago Bergolok yang Memaksa Minta THR Akhirnya Ditangkap
- Arus Balik di Jalur Riau-Sumbar Mengalami Peningkatan, Ini Lokasi Rawan Macet
- Wisatawan Asal Jakarta Digulung Ombak Pantai Parangtritis
- Cek Pelabuhan TAA, Kapolres Banyuasin Sampaikan Pesan Penting Ini
- Antisipasi Macet, Tol Jagorawi Arah Puncak Bogor Diberlakukan Contraflow