Perlu Ada Perubahan Perilaku Masyarakat untuk Mencegah Stunting
Kamis, 30 Juli 2020 – 09:00 WIB

Gerakan Posyandu. Ilustrasi Foto: Istimewa for JPNN.com
Salah satu tujuannya adalah diterbitkannya regulasi/kebijakan di tingkat kabupaten/kota terkait KPP dalam pencegahan stunting di 514 kabupaten/kota di Indonesia.
"Selain ituditargetkan terlaksananya peningkatan kapasitas komunikasi antar pribadi bagi tenaga kesehatan (utamanya bidan, perawat, petugas gizi, petugas promosi kesehatan, petugas sanitasi) di Puskesmas. Yaitu 80% tenaga kesehatan di Puskesmas," tegasnya.
Target lain dari Kemenkes untuk mencegah stunting itu juga agar terlaksananya peningkatan kapasitas komunikasi antarpribadi bagi kader Posyandu. Diharapkan sebanyak 80 persen kader Posyandu melakukan perubahan perilaku untuk mencegah stunting. (flo/jpnn)
Video Terpopuler Hari ini:
Pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan bekerja sama melakukan perubahan perilaku untuk mencegah stunting anak Indonesia.
Redaktur & Reporter : Natalia
BERITA TERKAIT
- Kemenkes Hentikan Kegiatan PPDS Anestesi di RS Hasan Sadikin
- Komisi IX Bakal Panggil Kemenkes dan Dekan Kedokteran UNPAD Buntut PPDS Pemerkosa Pendamping Pasien
- Kemenkes Cabut STR Dokter Priguna, Izin Praktik Dibatalkan
- Entrostop Gelontorkan Rp 1 Miliar untuk Emergency Diare Kit Gratis di Lebaran 2025
- Si Melon PIK2 Bantu Warga Teluknaga Melawan Stunting
- Della Surya