Perlu Strategi Baru Dalam Dakwah dan Pengajaran Alquran
Senin, 20 Mei 2019 – 22:45 WIB

Suasana pada acara pada pembukaan Konferensi Alquran JQH NU, Badan Otonom Organisasi PBNU, organisasi para Penghafal Alquran dan Tokoh yang menekuni dunia Alquran, di Jakarta, Senin (20/5). Foto: Ist
Kegiatan ini akan diakhiri dengan khataman Alquran di Masjid Istiqlal beserta ribuan Hafidz dan pengasuh Pesantren Alquran se-Indonesia.(fri/jpnn)
Baca Juga:
Ketua Umum Pimpinan Pusat Jam'iyyatul Qurra Wal Huffazh (JQH) NU, H. Saifullah Maksum mengatakan perlu menggagas strategi baru dalam dakwah dan pengajaran Alquran di Era Milenial.
Redaktur & Reporter : Friederich
BERITA TERKAIT
- Pesantren Jalan Cahaya Hadirkan Dakwah Inklusif bagi Penyandang Disabilitas
- Mendes Yandri Berkolaborasi dengan PP Muhammadiyah Kuatkan Ekonomi dan Dakwah di Desa
- Sambut Ramadan, Kemenag Kirim 1.000 Pendakwah ke Wilayah 3T hingga Luar Negeri
- Gus Miftah Kembali Berdakwah di Kelab Malam dan Lokalisasi
- Rhoma Irama: Musik Jadi Media Edukasi, Dakwah, Pemersatu Bangsa
- DDII Buka Program Kaderisasi Ulama, Target Lahirkan 100 Doktor