Perlu Terapkan Konsep Wisata Ramah Lingkungan di Kawasan Danau Toba

Menurut John, pihak manajement The Parapat View Hotel sebenarnya sudah menerapkan kosep ini.
Hal itu terlihat dari upaya manajemen menjaga lingkungan agar selalu tampak asri, hijau dan segar.
John menilai manajemen hotel ini konsisten menanami berbagai jemis pohon untuk menjaga keasrian lingkungan.
Memang dengan konsep kembali ke alam, mengelola hotel tidak hanya berfokus pada keuntungan finansial, tetapi menjaga lingkungan merupakan sesutau yang tidak kalah pentingnya.
“Tujuannya untuk menciptakan keseimbangan antara bisnis perhotelan dan pelestarian lingkungan,” ujar John.
Dengan mengedepankan keasrian lingkungan, dia menilai manajemen The Parapat View Hotel telah mengambil keputusan berani bersaing walaupun tidak memakai alat pendingin atau AC.
“Walaupun tanpa AC, hotel ini mampu bersaing dengan hotel berbintang yang memiliki fasilitas pendingin udara di sekitar kawasan Danau Toba,” ujar John yang menceritakan pengalamannya menginap di The Parapat View Hotel.
Menurutnya, konsep ramah lingkungan dengan menanam pepohonan di sekitar The Parapat View Hotel dan ruangan tanpa AC membuat para pengunjung yang menginap tetap nyaman dan merasakan nuansa tradisional kehidupan desa.
Para pemangku kepentingan industri pariwisata eco-friendly travel di kawasan Danau Toba perlu melakukan gerakan penanaman kembali pohon di kawasan tersebut.
- Kota Lama Jadi Primadona, Libur Lebaran 2025 Dongkrak Wisata Semarang
- Atraksi Balon JUMBO di Pasir Putih PIK Cuma Sampai 16 April 2025, Warganet Heboh!
- Kolaborasi Seru! Film 'Jumbo' dan Aloha PIK Hadirkan Balon Raksasa
- Pembangunan Dermaga Kapal di PIK Pacu Pariwisata Kepulauan Seribu
- Polisi: Kunjungan Wisata ke Lembang Saat Idulfitri Menurun 20 Persen
- H2 Lebaran, Wisatawan Mulai Ramaikan Jalur Wisata Puncak Bogor