Permintaan Masyarakat Meningkat, Mensos Risma Siapkan Perluasan Layanan Dapur Umum

“Bahkan juga untuk petugas pemakaman dan juga sebagian warga yang isoman,” kata Harry.
Aktivasi dapur umum tidak hanya merupakan dukungan terhadap masyarakat terdampak pandemi. Namun juga sekaligus merupakan strategi untuk menggugah dan membangunkan partisipasi sosial masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial di masa penerapan PPKM Darurat.
Dengan berkurangnya pergerakan masyarakat tentu berdampak pada produktifitas mereka. Bantuan permakanan diharapkan membantu mencukupi sebagian kebutuhan dasar mereka.
Pemerintah telah menetapkan kebijakan PPKM Darurat untuk Jawa-Bali. Sesuai dengan penugasan pemerintah, Kemensos menangani bidang perlindungan sosial. Untuk itu, Kemensos menyalurkan makanan siap saji dan juga telur matang sebagai tambahan nutrisi.
Selain itu, Kemensos juga menyalurkan bantuan sosial untuk meningkatkan daya beli masyarakat selama PPKM Darurat. Yakni dengan meningkatkan layanan untuk tiga jenis bansos, yakni Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Kartu Sembako dan Bantuan Sosial Tunai (BST).
Kemensos juga menyalurkan beras 10 kg untuk KPM PKH dan KPM BST dengan maksud untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak pandemi.(jpnn)
Simak! Video Pilihan Redaksi:
Kemensos telah mengaktivasi tujuh dapur umum yang sebagian berbasis di Unit Pelayanan Teknis (UPT). Hal ini sejalan dengan makin meningkatnya permintaan bantuan permakanan dari berbagai daerah.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Ketua Wanbin PKTHMTB Karawang Dorong Masyarakat Pemilik IPHPS Maju dan Sejahtera
- Dukung Sekolah Rakyat, Gubernur Sherly Tjoanda Siapkan Lahan 10 Hektare
- Bukber Pegawai Kemensos, Gus Ipul Serukan Solidaritas dan Kepedulian ke Sesama
- 4 Sekolah Rakyat Dibangun di Jateng, Dana & Guru Disiapkan Pemerintah Pusat
- Semarak Ramadan 2025, Petrokimia Gresik Tebar Bansos hingga Rp 682,5 Juta
- Bangun Kedekatan Polisi dan Masyarakat, Polres Siak Gelar Sahur On The Road