Permintaan Sabut Kelapa dari Sejumlah Negara Luar Biasa
Jumat, 27 Oktober 2017 – 16:42 WIB

Ketua Kadin Indonesia Eddy Ganefo (tengah) menandatangani nota kesepahaman dengan AISKI dan Koperasi Mitra Malabar di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (25/10) kemarin. Foto: Ist for JPNN.com
“Sri Lanka merupakan negara yang pendapatan devisanya 30 persen berasal dari ekspor sabut kelapa. Ke depan, sabut kelapa harus menjadi penyumbang devisa yang cukup besar untuk Indonesia," pungkas Tedy. (gir/jpnn)
Sampai saat ini Indonesia belum dapat memenuhi semua permintaan permintaan sabut kelapa dari sejumlah negara.
Redaktur & Reporter : Ken Girsang
BERITA TERKAIT
- Kadin DKI Gandeng Masjid Istiqlal dan Indosat Ooredoo Berdayakan Ekonomi Umat
- Arsjad Rasjid Lanjutkan Kiprah Global Seusai Pimpin Kadin
- Jadi Wakil Ketua Komite Tetap Kripto KADIN, Kash Topan: Fokus Inovasi dan Masa Depan
- Kadin DKI dan BPJPH Bermitra Sertifikatkan Produk UMKM
- Kadin DKI Fasilitasi 50 Pelaku UMKM Menjual Produknya pada Bazar di Kemenkop
- Waketum Kadin Haryara: Aksi Premanisme Mengganggu Iklim Investasi