Permintaan Travel Gelap Meningkat, 6 Mobil Sudah Kena Tindak
Senin, 26 April 2021 – 23:50 WIB

Pemeriksaan ketat dilakukan petugas gabungan di ruas jalan nasional di Cianjur, Jawa Barat, sebagai upaya penyekatan terhadap kendaraan pemudik yang memaksakan diri untuk melintas seiring larangan mudik dari pemerintah. (Ahmad Fikri)
"Untuk jemputan Jakarta, Tangerang dan Bekasi, sampai depan rumah di Cianjur, tarifnya Rp 350 ribu per orang. Harga normal Rp 100 ribu. Namun penyekatan membuat pengemudi putar otak, agar tidak terjaring razia," beber Abdul.
Dia menyebut jasa travel gelap semakin dicari dan bahkan makin menjamur meski ada larangan mudik dari pemerintah. Sebab, banyak warga Cianjur yang menggunakan jasa mereka untuk dapat sampai ke kampung halaman dengan jaminan bebas dari razia.
"Pintar-pintar sopir. Kalau sudah biasa masuk jalur tikus atau memantau jadwal lengah petugas di perbatasan. Tetapi sebagian besar pengemudi sudah lebih paham apa yang harus dilakukan ketika penjagaan ketat," katanya. (antara/jpnn)
Polres Cianjur telah menindak enam pengemudi dan angkutan travel gelap yang nekat membawa penumpang dari luar daerah.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
BERITA TERKAIT
- Tangkap 8 Pelaku Pemalakan Sopir dan Pemudik, Polres Cianjur Amankan Sajam
- Pembakar Mobil di Cianjur Terekam CCTV, Ini Kata Polisi
- Mobil Avanza Diduga Sengaja Dibakar, Polisi dan Damkar Cianjur Lakukan Penyelidikan
- Kapolres Cianjur: Kami Akan Tempatkan Penembak Jitu di Titik Jalur Mudik
- Sindikat Pembuat STNK Palsu di Cianjur Melibatkan Jenderal Muda, Oalah
- Polisi Usut Pengeroyokan Pelajar SMK di Cianjur yang Viral