Permohonan Grasi Terpidana Mati Merri Tak Dijawab, Akhirnya Ambil Langkah ini
Kamis, 22 September 2022 – 19:08 WIB

Lapas Perempuan Semarang (ANTARA/ I.C.Senjaya)
jpnn.com - SEMARANG - Terpidana mati kasus narkoba Merri Utami menempuh upaya hukum baru.
Dia mengajukan peninjauan kembali.
Merri diketahui telah mengajukan grasi sejak 2016 lalu, tetapi hingga kini tak juga mendapat jawaban.
Menurut kuasa hukum Merri Utami, Aisya Humaida, peninjauan kembali ini merupakan yang kedua kalinya diajukan.
Lembaga Bantuan Hukum Masyarakat (LBHM), kata dia, meminta surat pengantar dari Lapas Perempuan Semarang tempat Merri ditahan.
Menurut dia, pengajuan tersebut dilakukan setelah grasi yang diajukan sejak 2016 tidak kunjung turun.
"Sudah kami tanyakan, katanya sudah sampai di sekretaris presiden," ujar Aisya di Semarang, Kamis (22/9).
Aisya menilai hukuman yang dijalani Merri ilegal.
Permohonan grasi yang diajukan terpidana mati Marri Utami tak kunjung dijawab presiden, akhirnya dia mencoba mengambil langkah ini.
BERITA TERKAIT
- PBHI Ajukan Amicus Curiae Soal Perkara PK Alex Denni
- MA Kabulkan PK Antam, Aset Budi Said Bisa Disita
- Mahkamah Agung Kabulkan PK Antam, Batalkan Kemenangan Budi Said
- 5 Berita Terpopuler: TPG Guru Honorer Maret Rp 6 Juta, yang Sudah Calon PPPK Bagaimana? Coba Tanya Presiden
- Rapat Bareng Sekjen MA, Legislator Komisi III Usul Pembentukan Kamar Khusus Pajak
- Berfoto Bersama Prabowo, Jokowi, dan SBY, Puan: Silaturahmi Presiden dengan Ketua Lembaga