Pernyataan Menyejukkan dari Sultan Ternate soal Bentrokan Berdarah di Pulau Haruku

Sebelumnya, pihak Kepolisian Daerah (Polda) Maluku menyebutkan sebanyak 3 orang meninggal dunia akibat konflik di Haruku.
Korban luka juga bertambah menjadi empat orang.
Kabid Humas Polda Maluku Kombes Mohamad Roem Ohoirat menyebutkan tambahan korban meninggal berasal dari korban terluka.
“Jadi, ada satu korban luka juga telah meninggal dunia,” kata dia.
Menurut Roem, pihaknya telah memastikan situasi dan kondisi dua desa bertetangga yang terlibat bentrok di Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah saat ini sudah kondusif.
Seusai bentrokan terjadi, ratusan aparat TNI dan Polri telah disiagakan di wilayah tersebut.
“Kondisi saat ini sudah kondusif, sudah dapat dikendalikan, jadi kami minta warga tidak lagi terprovokasi,” tegas Kombes Roem.
Diketahui bahwa bentrokan ini diduga karena permasalahan sengketa lahan. Kedua kelompok yang bentrok saling klaim lahan yang ada di lokasi. (antara/jpnn)
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
Sultan Ternate Hidayatullah Sjah menyampaikan pernyataan menyejukkan terkait bentrokan berdarah di Pulau Haruku, Maluku Tengah. Simak pesannya
Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi
- Kapolres Rohil Beri Hadiah Bibit Pohon kepada Personel yang Berulang Tahun, Ini Maknanya
- Di Lokasi Ini Oknum TNI AL Membunuh Jurnalis Juwita
- Itulah Tampang Oknum TNI Tersangka Pembunuh Wartawan Juwita
- Bentrok Antarwarga di Maluku, Gubernur dan 2 Jenderal Turun Tangan
- Kebakaran Menghanguskan 18 Rumah Dinas TNI di Aceh
- 5 Berita Terpopuler: Permintaan Kepala BKN Sangat Serius, Pengangkatan PPPK Bakal Tuntas 2025, Ini Buktinya