Persebaya dan Arema Minta Perlindungan FIFA
Kamis, 11 April 2013 – 08:08 WIB
Erpin mengungkapkan, Arema IPL sudah pernah beradu legalitas dengan Arema Cronous (kini berlaga di ISL) di Kementerian Hukum dan HAM pada 2011. Hasil dari gugatan tersebut, Arema Indonesia yang dianggap sah. Arema IPL saat ini masih menggunakan logo yang sama. Sementara Arema Cronous telah melakukan perubahan logo sejak musim lalu.
"Dulu kami sudah menang sama Arema sebelah pada bulan November 2011. Karena itu klub kami yang main di ajang AFC Cup musim 2012. Dari situ saja sudah jelas kan siapa yang sah?," tegasnya. "Tahun 2011 kami diakui, sekarang berputar 180 derajat," sambung Erpin."
Selain itu, Persema Malang tidak mau putus asa dengan adanya surat keputusan PSSI yang melarang mereka untuk mengikuti kompetisi unifikasi musim depan. Pihak Persema menganggap masih ada celah agar sanksi degradasi ke divisi tiga bisa diputihkan.Celah yang dimaksudkan Persema adalah kongres tahunan PSSI di Surabaya Juni mendatang.
Manajemen Persema akan berjuang di kongres tahunan agar sanksi akibat membelot dari ISL ke IPL 2011 lalu itu diputihkan.
SURABAYA - Klub-klub Indonesian Premier League (IPL) yang tidak masuk skema penyatuan liga versi PSSI terus berjuang menuntut keadilan. Mereka berharap
BERITA TERKAIT
- Keluarga & Pelatih Hadir, Tribute to Daddies Dipastikan Bakal Haru
- Thom Haye tak Sabar Bertemu Patrick Kluivert di Timnas Indonesia, Singgung Nostalgia
- Anthony Sinisuka Ginting Absen di Indonesia Masters 2025, Alasannya Bikin Ngilu
- Indonesia Masters 2025: Tarian Terakhir The Daddies Akan Spesial
- Bali United Membantai 10 Pemain Semen Padang
- Tim SUP Berjaya di Pattaya, Akmal Yakin Indonesia Mampu Bersaing di Level Global