Persebaya Minim Variasi
Selasa, 13 Desember 2011 – 07:15 WIB
SURABAYA - Kekalahan Persebaya Surabaya di kandang sendiri mengguratkan kekecewaan mendalam. Disebut sebagai salah satu tim kuat Indonesia Premier League (IPL), Erol Iba dkk seharusnya mampu menyapu bersih semua poin ketika tampil di depan arek arek Suroboyo.
Pelatih Persebaya Divaldo Alves mengakui kalau ada yang kurang tepat dengan sistem defense timnya. Ketika kalah dengan skor 0-1 atas Semen Padang di Stadion Gelora 10 November Minggu (11/12) lalu, gol Ferdinand Sinaga lahir karena miskomunikasi kiper dan bek.
Baca Juga:
"Saya memang punya target membenahi pertahanan dalam waktu dekat ini. Komunikasi antar pemain juga seharusnya bisa lebih baik," kata Divaldo kemarin (12/12). Pelatih berkebangsaan Portugal itu lantas menyebut hujan juga memperburuk jalannya pertandingan.
Sistem permainan bola pendek yang menjadi andalan Green Force gagal dijalankan. Kondisi lapangan yang tergenang air di beberapa bagian membuat pemain tak maksimal dan lebih banyak melakukan long passing. Alhasil, karena kalah postur bisa ditebak jika alur bola Persebaya mudah terbaca dan terkesan monoton.
SURABAYA - Kekalahan Persebaya Surabaya di kandang sendiri mengguratkan kekecewaan mendalam. Disebut sebagai salah satu tim kuat Indonesia Premier
BERITA TERKAIT
- Keluarga & Pelatih Hadir, Tribute to Daddies Dipastikan Bakal Haru
- Thom Haye tak Sabar Bertemu Patrick Kluivert di Timnas Indonesia, Singgung Nostalgia
- Anthony Sinisuka Ginting Absen di Indonesia Masters 2025, Alasannya Bikin Ngilu
- Indonesia Masters 2025: Tarian Terakhir The Daddies Akan Spesial
- Bali United Membantai 10 Pemain Semen Padang
- Tim SUP Berjaya di Pattaya, Akmal Yakin Indonesia Mampu Bersaing di Level Global