Persiapan Siswa Peraih Beasiswa Pertukaran ke Luar Negeri
Bawa Bumbu Dapur dan Setumpuk Baju Batik

Selama setahun di luar negeri, Leo dan kawan-kawan akan berganti host family sebanyak tiga kali. Tujuannya, agar anak-anak tersebut mampu beradaptasi terhadap kehidupan sehari-hari dari keluarga yang berbeda dengan kebiasaan yang berbeda pula. Dengan demikian, tidak hanya pelajaran sekolah yang didapat, melainkan juga budaya dan kehidupan sosial dari negara yang ditinggalinya itu.
Meski deg-degan, Leo dan kawan-kawan sudah tidak sabar menanti keberangkatan mereka ke negara tujuan. Sejak sekarang, mereka merencanakan apa saja yang akan dilakukan sesampainya di negara tujuan. Hal pertama yang mereka rencanakan adalah posting di Instagram. Itu dilakukan agar teman-temannya tahu bahwa mereka sudah sampai di negara tujuan. Tujuannya, teman-teman mereka termotivasi berprestasi seperti mereka. ’’Jadi, hal pertama yang harus dilakukan adalah tanya password wifi,’’ tutur Leo setengah bercanda.
Leo pun berencana membuat video perjalanan selama setahun di AS. Sementara itu, Dhea yang suka menulis mengisahkan pengalamannya di Negeri Paman Sam melalui hobinya tersebut. ’’Rencananya, aku juga mau buat buku tentang pengalaman pertukaran pelajar,’’ kata Dhea yang merupakan jawara menulis surat kepada wali kota Surabaya pada Desember lalu itu.
Selain belajar di sekolah, Dhea dan Janice memperdalam ilmu seni tari balet di negara tujuannya nanti. Sebab, keduanya terpaksa kehilangan kesempatan ujian balet karena harus berangkat untuk megikuti program pertukaran pelajar itu. Namun, hal tersebut bukanlah sesuatu yang harus disesali. ’’Tidak semua anak bisa dapat kesempatan mendapat beasiswa ke luar negeri seperti ini,’’ jelasnya. (*/c20/ayi)
Empat siswa Surabaya sebentar lagi mengikuti pertukaran pelajar. Dua orang bertolak ke Amerika Serikat dan dua lainnya ke Taiwan. Mereka mendapatkan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara