Persiraja Protes Keras, Anggap Ada Upaya Membunuh Tim Luar Jawa

jpnn.com, JAKARTA - Kinerja wasit kembali disorot oleh klub. Persiraja Banda Aceh resmi melayangkan surat protes ke PSSI.
Persiraja Banda Aceh menilai keputusan wasit Iwan Sukoco saat bertanding lawan PSIS Semarang di Denpasar, Bali, Rabu (12/1) malam, banyak kontroversi.
Menurut Presiden Persiraja Nazaruddin Dek Gam, ada dua hal yang diprotes dan dicantumkan dalam surat ke PSSI. Pertama, soal kartu merah untuk pemainnya Andika Kurniawan.
Kedua ialah soal waktu injury time yang melebihi lima menit seperti yang diumumkan, akibatnya gol bisa tercipta pada waktu yang berlebih itu, pada menit 95 lebih 22 detik.
Alhasil, skor berakhir 1-0 untuk kemenangan PSIS atas Persiraja.
"Kami minta kepada PSSI dalam hal ini Komite Wasit bukan saja mengevaluasi wasit, tetapi juga kami tidak terima dengan hasil karena ini jelas golnya sudah pada menit sembilan lima lebih," ucapnya.
Persiraja kini menantikan jawaban dari PSSI, apakah mungkin ada evaluasi terhadap wasit atau malah hasil yang berubah.
Nazaruddin bahkan menilai kondisi seperti ini ibarat ada upaya 'membunuh' tim dari luar Jawa.
Persiraja resmi mengirimkan surat protes ke PSSI terkait kepemimpinan wasit Iwan sukoco
- Target PSSI Setelah Timnas Indonesia Masuk Ranking 123 FIFA
- PSSI Identifikasi Pria yang Merebut Jersei Marselino dari Anak Kecil, Hukuman Berat Menanti
- PSSI Berikan Sanksi Keras Terhadap Oknum Suporter Timnas Indonesia yang Merokok di SUGBK
- Erick Thohir Bersama Legenda Belanda Mulai Membicarakan Program Pembinaan Pemain
- Hadiri Peresmian Stadion Jatidiri, Gubernur Jateng Diapit Agustina & Yoyok Sukawi
- Target Realistis PSSI saat Timnas Indonesia Bertamu ke Australia