Pertamina Impor 1,2 Juta Barel BBM Rusia

jpnn.com - JAKARTA - PT Pertamina (Persero) membeli bensin jenis motor gasoline (mogas) 88 alias premium dari Rosneft, BUMN perminyakan Rusia. Impor bahan bakar minyak (BBM) dari Rusia ini merupakan bagian dari kesepakatan kerja sama yang diteken oleh Pertamina dan Rosneft pada Mei 2016 lalu.
"Yang kami beli dari Rosneft adalah mogas 88," kata VP Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro di Jakarta. Wianda menjelaskan, Pertamina membeli 1,2 juta barel BBM dari Rosneft untuk periode Juli-Desember 2016.
"Sebanyak 200.000 barel per bulan selama Juli-Desember 2016. Kargo dari Rusia dikirim dengan skema Free on Board (FOB) ke Tanjung Langsat, Malaysia," imbuhnya.
BBM yang dibeli dari Rosneft sudah dalam bentuk premium, bukan bensin dengan kadar oktan di atas 88 yang diolah lagi di dalam negeri menjadi mogas 88. "(Sampai di Indonesia) sudah dalam bentuk mogas 88, kami ambil FOB," tutupnya.
Sebelumnya, pada 26 Mei 2016 lalu Pertamina dan Open Joint-Stock Company (OJSC) Rosneft Oil Company telah menandatangani framewok agreement terkait rencana kerja sama kedua perusahaan dalam pembangunan Grass Root Refinery Tuban dan peluang kerja sama lainnya.
Lelang telah dilakukan dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG), ada 6 faktor penilaian dalam proses seleksi. Rosneft akhirnya terpilih sebagai pemenang karena pengalamannya, kapabilitasnya, dan tawaran-tawarannya paling menguntungkan Pertamina.
Tawaran dari Rosneft di antaranya, adalah kerja sama di bisnis hulu migas di Rusia dan alih teknologi kilang. (lum)
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) membeli bensin jenis motor gasoline (mogas) 88 alias premium dari Rosneft, BUMN perminyakan Rusia. Impor bahan bakar
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Arus Balik Padat, One Way Lokal Tol Semarang ABC Diberlakukan
- Harga BBM Vivo Jenis Revvo 90 Kembali Turun, Jadi Sebegini Sekarang
- Harga Emas Antam Hari Ini 5 April 2025, Anjlok
- Harga Emas Antam, UBS, dan Galeti24 di Pegadaian Kompak Turun, Berikut Perinciannya
- Telkom Lewat IndiBiz Buka Posko Mudik BUMN 2025 di Pelabuhan Ketapang dan Bakauheni
- Trump Terapkan Bea Masuk Tinggi ke Produk RI, Misbakhun Punya Saran untuk Pemerintah & BI