Pertamina Jadikan Digitalisasi Tulang Punggung Perusahaan Secara Terintegrasi

Nicke berharap produktivitas efisiensi akan lebih berdampak kepada pencapaian perusahaan.
"Jangan lupa untuk selalu elakukan benchmark dan mengukur sudah sejauh mana efektifitas dan impact-nya terhadap perusahaan,” imbuh Nicke.
Direktur Penunjang Bisnis Pertamina Persero Edi Sunardi menjelaskan program shared service tidak terlepas dari perjalanan Pertamina untuk restrukturisasi organisasi holding dan subholding.
Menurutnya, banyak pekerjaan yang berulang sehingga membuat pekerjaan menjadi tidak efisien.
Untuk itu, digitalisasi menjadi jawabannya.
“Oleh karenanya, kami bangun shared services secara bertahap," terangnya.
Dari program ini, lanjut Edi Sunardi, yang sudah dicapai adalah SLA (Service Level Agreement) layanan terhadap perwira.
"Mudah-mudahan SLA yang kami capai bisa terus ditingkatkan dan disempurnakan. Tujuan SS forum ini untuk meningkatkan engagement untuk stakeholder,” ujar Dedi.
Pertamina akan terus menggelorakan digitalisasi sebagai tulang punggung perusahaan di seluruh bisnis secara terintegrasi.
- Pertamina UMK Academy Berhasil Bawa Ribuan Produk UMKM Go Global
- Para Peserta UMK Ungkap Segudang Manfaat Ikut Program Pertamina, Produknya Bisa Go Global
- Ambil Alih 99% Saham CKBD, CBDK Hadirkan Hotel Bintang 5 di Kawasan NICE
- Selamat Lebaran 2025, Pertamina Tetap Beroperasional 24 Jam
- Hizrah Bacan Fokus Mengembangkan Bisnis Madu Hijau
- Kado Lebaran dari Pertamina: Harga BBM Non-Subsidi Turun Mulai Hari Ini 29 Maret 2025