Pertamini Dijadikan Penyalur Resmi, Jual Produk Baru BBM

Menurutnya, Hiswana Migas juga mengkoordinatori pengurusan izin. “Tinggal pemilik kios atau masyarakat yang mau buka usaha melapor. Kita punya perusahaan Garuda Mas Energi (GME) berizin niaga umum (INU) yang akan mengurus Pertamini,” bebernya.
Dikatakan, pemilik Pertamini bisa tebus BBM di SPBU dengan harga yang sama Rp7.700 seperti harga Pertalite.
“Nanti kita siapkan, estimasinya sekitar seribu ton per hari. Pembelian BBM per drum isi 200 liter,” sebutnya.
Tapi untuk harga jual Pertamini ke masyarakat, nanti diatur di kemudian hari karena perlu dibahas bersama.
Saat ini pihaknya tengah membuat peta pemasaran terlebih dahulu bersama DPC. Sebab jangan sampai keberadaannya justru mengacaukan SPBU.
Pihaknya juga belum mengetahui jumlah pasti Pertamini, tapi dia melihat radius 100 meter sepanjang jalan sudah ada kios tersebut.
“Pertamini ini tak terbatas dengan pemilik kios yang sudah ada. Bagi masyarakat yang ingin buat Pertamini juga silakan. Hanya memang kita prioritaskan daerah pelosok yang belum punya SPBU supaya distribusi BBM lancar,” ucapnya.
General Manager Pertamina Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel, Erwin Hiswanto, menerangkan produk G-Lite maupun pemasarannya tengah diproses perseroan.
Pertamini sebagai pengecer ilegal BBM (bahan bakar minyak) bakal dijadikan sebagai sub penyalur resmi, menjual produk baru bernama G-Lite.
- Harga Emas Antam, UBS & Galeri24 Hari Ini Minggu 6 April Turun Drastis, Cek Daftarnya
- Catat Waktu Favorit Arus Balik, Jangan Sampai Kejebak Macet
- KAI Angkut 19 Juta Pemudik Selama Angkutan Lebaran 2025
- Sikapi Kebijakan Trump, Waka MPR Tekankan Pentingnya Penguatan Diplomasi Perdagangan
- Jelang Arus Balik di Maluku, Pertamina Cek Ketersediaan dan Kualitas BBM di Ambon
- Soal Kebijakan Tarif Trump, Iperindo Minta Pemerintah Lindungi Pasar Dalam Negeri