Pertandingan yang Tertunda
Liga Champion Asia 2010
Selasa, 23 Februari 2010 – 07:11 WIB

Pertandingan yang Tertunda
JAKARTA - Persipura Jayapura menyimpan hasrat tinggi tampil pada Liga Champions Asia 2010. Maklum asa itu sudah terpendam sejak 2005 lalu. Pengalaman buruk edisi 2006 menjadi penyebabnya. Malah pria yang juga anggota DPRD itu bertekad memperbaiki torehan wakil Indonesia pada musim sebelumnya. "Kami harus mampu melewati fase penyisihan grup. Prinsipnya kami harus bertahan selama mungkin LCA musim ini," kata pemain kelahiran Merauke, 19 Desember 1974 itu tersebut. Motivasi yang lebih besar juga dipengaruhi terbitnya ijin dari AFC untuk menggunakan Stadion Mandala, Jayapura sebagai home base bila berhasil melewati penyisihan Grup F.
Tim berjuluk Mutiara Hitam itu gagal tampil di LCA hanya karena alasan yang menggelikan. PSSI lupa mendaftarkan wakil Indonesia ke AFC untuk mengikuti agenda tersebut. Saat itu ada dua tim yang berhak mewakili Indonesia di LCA 2006, yaitu Persipura sebagai juara Divisi Utama 2005 dan Arema Malang jawara Copa Indonesia 2005.
Baca Juga:
Kini tiket di tangan sebagai juara Indonesia Super League (ISL) 2008/2010. Lawan pertama adalah Jeonbuk Hyundai Motors, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, malam ini. "Ini pertandingan yang tertunda. Kami harus tampil optimal di sini setelah menyimpan keinginan demikian lama," ujar Eduardo Ivakdalam.
Baca Juga:
JAKARTA - Persipura Jayapura menyimpan hasrat tinggi tampil pada Liga Champions Asia 2010. Maklum asa itu sudah terpendam sejak 2005 lalu.
BERITA TERKAIT
- Bukan Kekuatan Persebaya Tantangan buat Persib, Apa dong?
- 7 Tulang Jorge Martin Patah, Cek Jadwal MotoGP Thailand 2025
- Bojan Hodak Ungkap 2 Tantangan Persib saat Bertamu ke Markas Persebaya
- Electric PLN Jadi Kandidat Kuat Juara Proliga 2025 setelah Mendatangkan Kelsey Robinson-Cook
- Pordasi Gelar Seleksi Atlet Panahan Berkuda di Bali untuk Kejuraan Dunia
- Distribusi Gelar Liga 2 2024/2025, Rafinha Pemain Terbaik, Ramai Top Skor