Pertaruhan Pulau Dewata
Setelah Tahun Lalu Bali Menjadi Black Area
Sabtu, 12 Mei 2012 – 04:33 WIB

Pertaruhan Pulau Dewata
JAKARTA - Pengumuman hasil ujian nasional (unas) tingkat SMA/sederajat tidak hanya ditunggu oleh siswa peserta ujian. Tetapi juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Seperti di Bali. Sebab, setelah unas tahun lalu pulau Dewata itu dicap sebagai kawasan black area. Dengan kondisi ini, dia meminta ada regulasi khusus sebelum hasil unas dijadikan acuran bagi calon mahasiswa yang mendaftar melalui SNMPTN. Dia mengatakan, penggunaan nilai unas ini juga harus mempertimbangkan jenis wilayah berdasarkan potensi kecurangan unas. Mulai dari white area, grey area, hingga black area.
Rektor UNY Rochmat Wahab menuturkan, hasil unas tingkat SMA/sederajat menjadi salah satu sorotan di perguruan tinggi. Dia menyebutkan, kawasan atau daerah yang masuk kategori black area adalah daerah dengan potensi kecurangan unas tinggi. "Tapi tentu tidak semua peserta di kawasan black area curang semuanya," jelas pria yang juga menjadi sekretaris panitia pusat SNMPTN.
Baca Juga:
Wahab menjelaskan, daerah-daerah yang berada di kawasan black area ini sering kali memiliki putra-putri dengan nilai unas yang tinggi. Sebaliknya, daerah-daerah yang berada di kawasan white area menurut Wahab cenderung mendapatkan nilai unas yang lebih jelek.
Baca Juga:
JAKARTA - Pengumuman hasil ujian nasional (unas) tingkat SMA/sederajat tidak hanya ditunggu oleh siswa peserta ujian. Tetapi juga menjadi perhatian
BERITA TERKAIT
- Selaraskan Akademik & Spiritual, Madina Islamic International School Cetak Generasi Unggul
- UNSRI dan Ganesha Operation Berbagi Trik Lulus Seleksi Masuk PTN
- UBM Ajak Siswa Kenali Potensi Data Science dan Artificial Intelligence
- SIS South Jakarta Salurkan Hasil Mega Bazaar ke Organisasi Nirlaba
- Puasa dan Idulfitri 2025: Libur Sekolah 13 Hari, Tidak Termasuk Tanggal Merah
- BEMSMART23, Dukung Pemberdayaan Siswa di Bidang Olahraga dan Seni