Perwakilan RI di Malaysia Perkenalkan Sipermit demi Lindungi PMI

jpnn.com, KUALA LUMPUR - Perwakilan Republik Indonesia di Malaysia menjangkau 40 agensi dan dua asosiasi pekerja guna menyosialisasikan sipermit.id sebagai upaya perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI).
Pelaksana Fungsi Penerangan Sosial Budaya Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru Mohamad Rizali Noor di Johor Bahru, Senin, mengatakan KJRI bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur telah melakukan pembinaan kepada 40 agensi dan dua asosiasi pekerja asisten rumah tangga (ART) di Johor Bahru melalui sosialisasi aplikasi sipermit.id.
Ia mengatakan setelah berlakunya Nota Kesepahaman atau MoU tentang Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Sektor Domestik di Malaysia pada 1 April 2022, agensi pekerja menjadi mitra kerja strategis dalam upaya perlindungan PMI.
Sehingga pembinaan yang dilakukan adalah agar para agensi pekerja ikut bertanggung jawab dalam memfasilitasi penempatan para pekerja ART dari Indonesia pada majikan-majikan di Malaysia, ujar dia.
Rizali meminta para PMI yang mau bekerja pada sektor domestik di Malaysia agar menggunakan jalur yang benar dengan menghubungi kantor dinas ketenagakerjaan atau Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) setempat.
Semua biaya keberangkatan ditanggung majikan dan tidak boleh ada potongan gaji bagi para pekerja untuk biaya keberangkatan tersebut, kata dia.
Jangan menggunakan visa turis atau pelancong untuk bekerja di Malaysia karena pasti akan bermasalah di kemudian hari, ujar dia.
“KJRI Johor Bahru berkomitmen untuk selalu meningkatkan pelayanan dan pelindungan kepada PMI di wilayah kerja,” kata Rizali.
Perwakilan RI di Malaysia menyosialisasikan sipermit.id sebagai upaya perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI)
- TNI AL Menggagalkan Penyelundupan 7 Calon PMI Ilegal ke Malaysia
- Universitas Terbuka Luluskan 29 PMI di Korea Selatan
- Kementerian P2MI Memfasilitasi Kepulangan 124 Pekerja Migran dari Arab Saudi
- Pemerintah Siapkan Regulasi Baru Untuk Perkuat Perlindungan Pekerja Migran
- Pemerintah Diminta Cabut Moratorium Pengiriman Pekerja Migran Indonesia ke Timur Tengah
- Satu PMI Ditemukan Tewas Penuh Luka di Kamboja, Menteri P2MI Bilang Begini