Pesan Gus Jazil Jelang Peringatan Hari Santri 22 Oktober

“Kita mempunyai berbagai macam jenis hasil tambang yang ada di darat dan laut,” ujarnya.
“Kita juga mempunyai hasil hutan, perkebunan, dan ladang yang melimpah,” tambahnya.
Kekayaan-kekayaan yang ada itulah menurut pria yang akrab dipanggil Gus Jazil itu perlu untuk dieksplorasi dan dieksploitasi.
“Meski demikian harus memperhatikan unsur keberlanjutan,” tegasnya.
Hasil bumi dan air yang ada, menurut Gus Jazil, seperti yang ada dalam UUD NRI Tahun 1945 harus digunakan untuk kemakmuran rakyat, bangsa, dan negara.
Nah tugas umat Islam dan para santri dalam memaknai Hari Santri adalah bagaimana kekayaan alam yang ada dikelola dengan usaha dan kerja keras yang selanjutnya hasilnya untuk kemakmuran rakyat, bangsa, dan negara.
“Ini yang harus kita lakukan,” ujarnya.
“Semangatnya sama dengan bagaimana ummat Islam dan para santri pada tahun 1945 mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” tuturnya.
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengajak seluruh santri pada khususnya dan umat Islam pada umumnya untuk memaknai lebih dalam memperingati Hari Santri.
- 3 Juta Lulusan SMA/SMK Menganggur, Waka MPR: Berbagai Langkah Harus Segera Diambil
- HNW Usulkan ke Prabowo Terbitkan Keppres yang Tetapkan 3 April sebagai Hari NKRI
- Danantara dan Komitmen Presiden Bagi Hilirisasi SDA-Tanaman Pangan
- Waka MPR Dorong Pemda Proaktif Sosialisasikan Persyaratan SPMB 2025 Secara Masif
- Waka MPR Sebut Inisiatif Putra Prabowo Temui Megawati Meneduhkan Dinamika Politik
- Johan Rosihan PKS: Idulfitri jadi Momentum Membangun Negeri dengan Akhlak