Pesan Penting dari Bamsoet untuk Anggota BEM, Singgung Konsep Nawacita

jpnn.com, JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyampaikan pesan mengenai empat alasan penting mengapa generasi muda perlu merawat kebinekaan.
Pesan ini disampaikan Bamsoet saat mengisi Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kepada Badan Koordinasi Nasional Forum Komunikasi Mahasiswa Kekaryaan (Bakornas Fokusmaker) dan Anggota BEM dari lima Universitas di Jakarta Kamis (1/10).
"Pertama, karena keberagaman adalah fitrah kebangsaan yang tidak dapat diingkari dan pungkiri," kata Bamsoet dalam forum yang berlangsung secara daring itu.
Dia mengatakan bahwa sejak bangsa Indonesia mendeklarasikan diri sebagai sebuah negara yang hidup dalam kemajemukan budaya, suku, ras, dan agama, sejak saat itulah konsep kebinekaan telah menyatukan semuanya dalam satu ikatan kebangsaan.
Alasan kedua, karena sesungguhnya perbedaan adalah sesuatu yang alamiah dan telah menjadi ketentuan ilahi.
"Allah menciptakan kita beraneka ragam. Bahkan bila berani jujur pada diri sendiri, dalam satu golongan yang sama pun, masih dapat kita temukan adanya perbedaan," lanjut ketua ke-20 DPR itu.
Wakil ketua umum Depinas SOKSI ini menyebut alasan ketiga perlunya menjaga kebinekaan adalah karena ancaman terhadap nilai-nilai kebinekaan itu sendiri sangat nyata.
Dalam perjalanan sebagai sebuah bangsa, sikap intoleransi terhadap keberagaman selalu mewarnai kehidupan kebangsaan. Misalnya pada saat berlangsungnya kontestasi politik yang terkadang memanfaatkan politik identitas sebagai alat perjuangan.
Ketua MPR Bambang Soesatyo menyosialisasikan Empat Pilar MPR kepada mahasiswa dari sejumlah universitas.
- Waka MPR Dorong Pemda Proaktif Sosialisasikan Persyaratan SPMB 2025 Secara Masif
- Waka MPR Sebut Inisiatif Putra Prabowo Temui Megawati Meneduhkan Dinamika Politik
- Johan Rosihan PKS: Idulfitri jadi Momentum Membangun Negeri dengan Akhlak
- Waka MPR: Jadikan Momentum Idulfitri untuk Memperkokoh Nilai-Nilai Persatuan Bangsa
- Waka MPR Eddy Soeparno Tekankan Transisi Harus Menguatkan Ketahanan Energi Nasional
- Waka MPR Akbar Supratman Sesalkan Dugaan Penghinaan Kepada Ulama Sulteng Habib Idrus