Pesantren Al Hidayah, Mengikis Dendam Anak Para Teroris
Senin, 28 Mei 2018 – 00:35 WIB

Khairul Ghazali, Pimpinan Pondok Pesantren Al Hidayah Deli Serdang memberikan arahan kepada para santri yang merupakan anak mantan teroris pada Senin (21/5/2018). FOTO: KHAFIDLUL ULUM/JAWAPOS
Termasuk Tito Karnavian semasa menjabat kepala BNPT. Bahkan, dia menyerahkan hibah tanah milik PTPN II untuk dikelola pesantren seluas 30 hektare tersebut.
Kepala BNPT sekarang, Komjen Suhardi Alius, juga telah datang dan menggalang dana untuk membangun masjid berwarna hijau muda itu. ’’Kami akhirnya mendapat izin legalitas dari dinas pendidikan dan menggunakan kurikulum resmi dari dinas,’’ tutur Gazali.
Selain kurikulum dinas, pihaknya mempunyai kurikulum pesantren yang mengajarkan materi Islam. Di setiap materi, dia menyisipkan materi Islam rahmatan lil alamin. (*/c5/ttg)
Pesantren Al Hidayah, tempat anak-anak pelaku tindak terorisme diajari deradikalisasi, mengikis dendam dan rasa benci.
Redaktur & Reporter : Soetomo
BERITA TERKAIT
- Dulu Usut Teroris, Kini Brigjen Eko Hadi Dipilih jadi Dirtipid Narkoba Bareskrim
- Rapat Kerja dengan BNPT, Sugiat Apresiasi Zero Aksi Teror di 2024
- Paguyuban Ikhwan Mandiri Dukung Program Ketahanan Pangan
- BNPT Bakal Bentuk Satgas Kontra Radikalisasi Untuk Cegah Terorisme
- Amerika Coret Kuba dari Daftar Hitam Negara Pro-Terorisme, Selamat!
- ReCURE dan SKSG UI Meluncurkan World Terrorism Index 2024