Petani Milenial dan Penyuluh di Kalteng Dapat Bimtek

"Pada pelaksanaan bimtek kali ini, sengaja kami undang dari unsur kepala desa, dari unsur kecamatan dan tidak lupa dari dinas juga. Supaya ada sinergi dan satu arah dalam membangun pertanian bersama-sama di Kalimantan Tengah," kata Bambang.
Bambang menyampaikan bahwa selain meningkatkan kemampuan, petani juga harus melek teknologi dan alat mesin pertanian supaya petani tidak terlalu capai. Sehingga, setelah melakukan aktivitas pertanian tetap bisa menjalankan aktivitas lainnya di lingkungan keluarga ataupun masyarakat secara maksimal.
"Ke depan bimtek akan kami arahkan ke pengolahan hasil, sehingga ketika panen tomat, panen cabai melimpah, dapat diolah menjadi sambal dan saus, sehingga mampu menaikkan nilai jual," lanjut Bambang. (rhs/jpnn)
Petani milenial dan penyuluh berperan mengadakan pangan bagi 267 juta jiwa penduduk Indonesia.
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti
- Wajar Harga Pangan Mahal, Zulhas Sebut akan Normal Seminggu Pascalebaran
- Pasar Murah di Kalteng: Gubernur Agustiar Menggratiskan 140 Ribu Paket Sembako
- Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Merah Tembus Rp 100 Ribu Per Kilogram
- Jalankan Instruksi Ketum PAN, Eddy Soeparno Bagikan Sembako di 11 Kabupaten/Kota di Jabar
- Lewat Sobat Aksi Ramadan 2025, BNI Merenovasi Masjid & Beri Bantuan Pangan
- Cek Kesiapan Pencegahan Karhutla, Menhut Gelar Apel di Kalteng