Petani Pandeglang Perkuat Kelembagaan dengan Simpanan Wajib

Dia menambahkan bahwa tujuan akhir dalam pertemuan ini diharapkan agar kelompok tani mampu bisa berubah menjadi kelembagaan ekonomi petani (KEP), yang mampu secara mandiri berusaha secara dibidang agribisnis khususnya padi.
"Dengan begitu kesejahteraan mereka bisa lebih meningkat," ujarnya.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menegaskan bahwa literasi keuangan sangat penting bagi para petani.
Pemahaman mengenai finansial yang baik membuat petani bisa mengelola keuangannya dengan optimal dan efisien, baik itu pra panen maupun pasca panen.
Untuk itulah, lanjut SYL-sapannya- kementerian yang dipimpinnya terus memasifkan PLEK di daerah-daerah.
"PLEK adalah ikhtiar kami untuk meningkatkan kompetensi para petani. Memudahkan mereka mengakses lembaga keuangan untuk memperluas usaha para petani," ujar Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo.
Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi mengatakan PLEK merupakan salah satu program pelatihan yang mengintegrasikan kebutuhan akan pentingnya literasi dan pembelajaran keuangan bagi petani melalui pembinaan yang berkelanjutan dari penyuluh pertanian yang bertugas di wilayah yang bersangkutan.
Pelatihan ini sebagai wujud perubahan ekonomi global yang menuntut pentingnya pencatatan, analisis dan pengelolaan keuangan yang berbasis pada data.
Petani di Kabupaten Pandeglang mendapat banyak pengetahuan lewat program IPDMIP, sehingga kemampuan bercocok tanam ter-upgrade.
- Bulog Cetak Penyerapan Gabah Petani Capai 725.000 Ton, Rekor Tertinggi 10 Tahun Terakhir
- Meraup Untung dari Kemacetan Arus Mudik, Pedagang Kopi Keliling Berseliweran
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Hadapi Puncak Panen, Bulog Jatim Optimalisasi Sarana Pengeringan dan Pengolahan
- MPKI: Kepala Daerah Bertanggung Jawab Melindungi Ekosistem Pertembakauan Nasional
- Bulog Karawang Tetap Serap Gabah Petani Meski Realisasi Telah Mencapai 136%