Petani Purbalingga Ekspor 300 Ton Lada ke Jepang

jpnn.com, PURBALINGGA - Proyek Pengembangan Sistem Pertanian terpadu di Daerah Dataran Tinggi/ Upland (The Development of Integrated Farming System at Upland Area) terus menuai hasil.
Lewat Upland, para petani berhasil meningkatkan produktivitas serta meningkatkan kualitas komoditas mereka.
Salah satu daerah yang sukses tersebut ialah Kabupaten Purbalingga.
Senin kemarin (24/10), para petani di sana resmi mengekspor komoditas lada ke Jepang.
Lada ini merupakan hasil panen dari sejumlah kelompok tani (Poktan) binaan program Upland di bawah Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana (PSP) Kementerian Pertanian.
Peresmian dilakukan langsung Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi bersama Direktur Jenderal PSP Kementan Ali Jamil.
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengatakan total ada 32 poktan yang berpartisipasi pada ekspor perdana lada ke Negeri Matahari Terbit tersebut. Mereka tergabung ke dalam KUB Mitra Tani Sejahtera.
"Untuk tahun ini 20 ton," ujar dia seusai acara peresmian di Area Komplek Kantor Bupati Purbalingga.
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengatakan total ada 32 poktan yang berpartisipasi pada ekspor perdana lada ke Jepang.
- Hadapi Puncak Panen, Bulog Jatim Optimalisasi Sarana Pengeringan dan Pengolahan
- MPKI: Kepala Daerah Bertanggung Jawab Melindungi Ekosistem Pertembakauan Nasional
- Bulog Karawang Tetap Serap Gabah Petani Meski Realisasi Telah Mencapai 136%
- Telkom Kembangkan Kramat di Purbalingga jadi Desa Wisata Berbasis Konservasi
- Menjelang Panen Raya 2025, Serapan Gabah Bulog Tembus 300 Ribu Ton
- Serapan Gabah BULOG Tembus 300 Ribu Ton Setara Beras, Siap Hadapi Panen Raya 2025