Petinggi Militer AS Khawatir Trump Salah Langkah di Syria
Selasa, 12 Februari 2019 – 09:44 WIB

Donald Trump mengunjungi pasukan Amerika Serikat di Irak. Foto: AFP
"AS sebentar lagi akan menguasai 100 persen wilayah ISIS di Syria. Apakah Anda percaya itu?" ujarnya melalui Twitter. Pesan tersebut menyentil CNN. Memang, Trump sering berkonfrontasi dengan media yang dijulukinya sebagai musuh negara itu.
Pengumuman itu bisa jadi dasar kuat bagi sang taipan untuk menarik seluruh tentara dari Syria. Juga bisa jadi anak tangga untuk menarik tentara di daerah konflik lain: Afghanistan. Dua negara itu adalah sasaran kebijakan Trump sejak Desember lalu. (bil/c22/dos)
Optimisme Presiden AS Donald Trump soal kondisi di Syria tak sejalan oleh sejumlah pejabat militer. Salah satunya, Joseph Votel, komandan militer AS di Timur Tengah.
Redaktur & Reporter : Adil
BERITA TERKAIT
- Soal Kebijakan Tarif Trump, Indonesia Diusulkan Dorong WTO Menyehatkan Perdagangan Global
- Menko Airlangga Bertemu PM Anwar Ibrahim, Bahas Strategi Menghadapi Tarif Resiprokal AS
- Trump Terapkan Bea Masuk Tinggi ke Produk RI, Misbakhun Punya Saran untuk Pemerintah & BI
- Ekonom Ungkap Komoditas yang Bakal Terdampak Kebijakan Tarif Trump
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Respons Pemerintah RI Soal Kebijakan Baru Donald Trump