Petinggi PKS dan Gerindra tak Tahu KMP Sudah Dukung Perppu
jpnn.com - JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKS, Fahri Hamzah, mengaku tidak mengetahui adanya surat dukungan dari Koalisi Merah Putih (KMP) kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menerbitkan Perppu tentang Pilkada. Adanya dukungan tertulis itu sudah disampaikan SBY ke publik lewat twitter.
"Saya gak pernah lihat itu (surat dukungan untuk Perppu), mungkin ada sesuatu yang levelnya lebih tinggi dari saya yang saya tidak mengerti," kata Fahri di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (6/10).
Namun, sebagai Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi PKS, Fahri hanya bisa mengapresiasi jika benar Perppu yang ditebitkan Presiden SBY itu memuat 10 poin perbaikan Pilkada langsung. Walaupun dia sendiri juga belum pernah membacanya.
"Saya sendiri belum membaca Perppu itu sampai sekarang. Kalau 10 poin itu dimasukkan tentu ada kemajuan yang luar biasa pada UU pilkada," tambahnya.
Terpisah, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Edy Prabowo, juga membantah adanya deal-deal antara KMP dengan SBY terkait Perppu yang mengatur Pilkada langsung dengan perbaikan.
"Saya tidak pernah mendengar itu. Coba tanya pak SBY. Pasti dia pegang dealnya. Perppu itu kan hak presiden bahwa isi Perppunya nanti akan dilihat dan dibahas di DPR. Nanti kita baca dulu," tegas Edy. (fat/jpnn)
JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKS, Fahri Hamzah, mengaku tidak mengetahui adanya surat dukungan dari Koalisi Merah Putih (KMP) kepada Presiden
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Perbedaan Data Kerugian Lingkungan Kasus Korupsi Timah Sorot Perhatian di Persidangan
- Mobil Sukarelawan Andika-Hendi Tabrak Pohon di Semarang, 2 Orang Masuk RS
- Kecelakaan di Tol Cipularang, Sopir Truk Trailer Tersangka
- Sikap Ahli di Sidang Kasus Timah Tidak Etis, Perhitungan Kerugian Negara Diragukan
- Rayakan HUT ke-24, Epson Berkomitmen Berikan Dampak Positif Bagi Masyarakat Indonesia
- Ahmad Muzani Ingatkan Warga Jaga Persatuan & Kesatuan Menjelang Pilkada 2024