Petrokimia Gresik Mewadahi Penyintas Covid-19 Mendonorkan Plasma Darah

jpnn.com, JAKARTA - Petrokimia Gresik (PG) memfasilitasi sedikitnya 300 penyintas COVID-19 di wilayah itu untuk mendonorkan plasmanya dalam kegiatan Donor Darah Plasma Konvalesen.
Kegiatan tersebit sebagai bagian dari program Plasma BUMN untuk Indonesia arahan Menteri BUMN Erick Thohir,
Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo di Gresik, Senin mengatakan kegiatan ini digelar dengan kerja sama Palang Merah Indonesia (PMI) Jatim dalam upaya pemerintah memerangi COVID-19 di tanah air.
"Kami mendukung penuh upaya pemerintah dalam memerangi COVID-19. Untuk itu, kami mewakili BUMN di wilayah Jawa Timur berkolaborasi dengan PMI Provinsi Jatim turut ambil bagian dalam gerakan donor plasma ini," kata Dwi dalam keterangan resmi.
Menurutnya, kegiatan juga menjadi implementasi nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmoni, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) yang dimiliki Petrokimia Gresik sebagai perusahaan BUMN.
"Selain menjaga ketahanan pangan nasional, kami juga diberi amanah untuk membantu pemerintah dalam memerangi COVID-19, serta pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi," katanya.
Dwi mengapresiasi masyarakat yang ikut donor dan berbagai pihak yang mendukung kegiatan tersebut.
"Kami mengapresiasi dukungan dan peran aktif para pendonor. Semoga apa yang semua lakukan hari ini bisa menyelamatkan saudara yang masih berjuang untuk sembuh dari COVID-19," ujarnya.
Petrokimia Gresik (PG) memfasilitasi sedikitnya 300 penyintas COVID-19 di wilayah itu untuk mendonorkan plasmanya
- Petrokimia Gresik Siapkan Pupuk 431 Ribu Ton saat Lebaran, Stok Aman
- Berkah Ramadan, Petrokimia Gresik Blusukan hingga Gelontorkan Bantuan Rp 2 Miliar
- Petrokimia Gresik & Pupuk Indonesia Berbagi Berkah kepada 1.000 Anak Yatim dan 1.500 Guru TPQ
- Semarak Ramadan 2025, Petrokimia Gresik Tebar Bansos hingga Rp 682,5 Juta
- Petrokimia Gresik Pertahankan Proper Emas Kementerian Lingkungan Hidup Selama 4 Tahun
- Dukung Swasembada Pangan, Petrokimia Gresik Teken MoU Perluas Program Makmur 2025