Petrokimia Gresik Mewadahi Penyintas Covid-19 Mendonorkan Plasma Darah

Dwi berharap apa yang dilakukan pendonor dapat menginspirasi penyintas COVID-19 lainnya untuk mendonorkan plasmanya, sehingga gerakan ini berkelanjutan dan menyebar kepada masyarakat lebih luas lagi.
"Saya mengimbau penyintas lain yang sudah sembuh untuk mendonorkan plasmanya guna meningkatkan rasio kesembuhan penderita COVID-19. Permintaan plasma sangat tinggi dan tidak sebanding dengan jumlah plasma yang dapat dikumpulkan dari sejumlah penyintas, untuk itu ayo, berdonor," katanya mengajak.
Plasma konvalesen sangat dibutuhkan khususnya bagi mereka yang terkonfirmasi positif COVID-19 dengan gejala sedang hingga berat.
Syarat pendonor, antara lain sehat dan prima atau tidak mempunyai penyakit kronik menular melalui darah, dan telah dinyatakan sembuh selama minimal 14 hari dan maksimal tiga bulan.
Selain itu diutamakan laki-laki berusia 18-60 tahun atau wanita tanpa riwayat kehamilan, serta berat badan minimal 54 tahun. (rdo/jpnn)
Jangan Lewatkan Video Terbaru:
Petrokimia Gresik (PG) memfasilitasi sedikitnya 300 penyintas COVID-19 di wilayah itu untuk mendonorkan plasmanya
Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha
- Petrokimia Gresik Siapkan Pupuk 431 Ribu Ton saat Lebaran, Stok Aman
- Berkah Ramadan, Petrokimia Gresik Blusukan hingga Gelontorkan Bantuan Rp 2 Miliar
- Petrokimia Gresik & Pupuk Indonesia Berbagi Berkah kepada 1.000 Anak Yatim dan 1.500 Guru TPQ
- Semarak Ramadan 2025, Petrokimia Gresik Tebar Bansos hingga Rp 682,5 Juta
- Petrokimia Gresik Pertahankan Proper Emas Kementerian Lingkungan Hidup Selama 4 Tahun
- Dukung Swasembada Pangan, Petrokimia Gresik Teken MoU Perluas Program Makmur 2025