Petugas Imigrasi Diduga Terlibat Selundupkan PMI ke Malaysia, Silmy Bilang Begini

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI angkat bicara mengenai dugaan keterlibatan petugas imigrasi dalam menyelundupkan pekerja migran Indonesia (PMI) dari Batam ke Malaysia.
Direktur Jenderal Imigrasi Kemenkumham Silmy Karim mengatakan pihaknya sedang menyelidiki informasi tersebut.
Setelah menerima informasi adanya indikasi tersebut, Silmy Karim meminta jajarannya mempelajari dan menelusuri bagaimana kronologi terkait dugaan penyelundupan PMI dari Indonesia menuju Malaysia melalui pelabuhan di Batam.
Mantan Direktur Utama PT Krakatau Steel itu memastikan apabila hasil penyelidikan telah rampung dan jika terbukti terdapat keterlibatan oknum pegawai imigrasi, maka akan ditindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Silmy mengatakan informasi yang didapat dari Duta Besar Indonesia di Kuala Lumpur tersebut baru sebatas indikasi.
Oleh karena itu, butuh pendalaman dan pembuktian dari kasus tersebut.
"Keterlibatan itu kan sifatnya baru praduga, ya, jangan sampai nanti sudah dianggap bersalah," ujar dia di Jakarta, Kamis (26/1).
Kemenkumham menyatakan indikasi itu merupakan informasi dari Duta Besar Indonesia di Malaysia.
Direktur Jenderal Imigrasi Kemenkumham Silmy Karim mengatakan pihaknya sedang menyelidiki informasi tersebut.
- 45 PMI Dipulangkan dari Malaysia Melalui Pelabuhan Dumai, Ada yang Sakit Kulit
- PSN Rempang Eco City Tak Masuk Perpres yang Diteken Prabowo, Rieke: Batal!
- Gandeng Telkomsel, Pegatron Resmikan Smart Factory Berbasis AI dan 5G di Batam
- Ahli Waris PMI yang Meninggal di Korsel Dapat Santunan Rp 85 Juta
- Menteri Pertanian dan Keterjaminan Makanan Malaysia Kunjungi Perum Bulog
- TNI AL Menggagalkan Penyelundupan 7 Calon PMI Ilegal ke Malaysia