Petugas Keamanan Buka Suara Terkait Dugaan Pemerkosaan di Gedung Parlemen Australia

Seorang petugas keamanan perempuan kemudian dikirim untuk melakukan pemeriksaan.
Brittany bekalangan diketahui baru meninggalkan Gedung Parlemen pada Pukul 10:00 pagi menggunakan Uber ke rumahnya di Canberra.
Sexual assault help lines
Sexual assault support services:
- 1800 RESPECT: 1800 737 732
- Lifeline: 131 114
- Beyond Blue: 1300 224 636
Klaim adanya pelanggaran keamanan
Pada hari Senin atau dua hari setelah kejadian, Brittany dan pria tersebut kembali masuk kantor seperti biasanya.
Sehari kemudian, pria itu dipanggil ke kantor Kepala Staf Fiona Brown.
Menurut Brittany, pria itu meninggalkan kantor mereka dengan kepala tertunduk dan langsung membersihkan mejanya dan pergi.
Pada Februari 2021, PM Scott Morrison menegaskan pria itu telah diberhentikan dengan alasan "pelanggaran keamanan".
Tapi Nikola mempertanyakan alasan tersebut.
"Pelanggaran keamanan apa yang terjadi? Sebab pada malam kami bertugas itu, sama sekali tidak ada pelanggaran keamanan," ujarnya.
Di malam hari 23 Maret 2019, Nikola Anderson sedang bertugas di Gedung Parlemen Australia
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana