PGN Paparkan Kinerja dan Upaya Strategis Pengelolaan Gas Bumi Nasional

Angka ini mengalami penurunan dari periode yang sama tahun sebelumnya karena upaya perusahaan memperbaiki struktur hutangnya melalui aksi korporasi pembelian kembali obligasinya.
“Posisi kas kami masih baik pasca-buyback tahun ini dan didorong dari operating cashflow yang terjaga," imbuh Fadjar Harianto Widodo selaku Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.
Selain itu, lanjut dia, melihat dari interest coverage ratio (sebesar 10,3x) serta rasio hutang terhadap modal (sebesar 0,5x), PGN masih dalam kondisi likuiditas yang sehat.
"Bilamana ke depan dibutuhkan pembiayaan eksternal maka kesempatan itu masih terbuka untuk kami," ujar Fadjar.
Selanjutnya dalam belanja modal sudah terealisir sebesar USD 132 juta dengan pemakaiannya 57 persen untuk usaha hilir beserta lainnya dan selebihnya untuk kebutuhan usaha dibidang hulu.
Beberapa proyek yang menyerap pemakaian modal tersebut diantaranya adalah gasifikasi kilang minyak Pertamina melalui Pipa Gas Senipah – Balikpapan, jaringan gas kota (jargas) dan revitalisasi terminal LNG Arun.
Pipa Senipah – Balikpapan telah terpasang sekitar 76 kilometer dari target sekitar 78 kilometer.
Proyek ini merupakan bagian kontribusi sinergi PGN di Pertamina dalam mendukung kegiatan operasi Refinary Unit V Balikpapan.
PGN memaparkan pencapaian dan perkembangan terkini perusahaan sampai dengan triwulan III 2023 dalam Public Expose Festival 2023 yang diselenggarakan BEI
- Pertamina UMK Academy Berhasil Bawa Ribuan Produk UMKM Go Global
- Para Peserta UMK Ungkap Segudang Manfaat Ikut Program Pertamina, Produknya Bisa Go Global
- Selamat Lebaran 2025, Pertamina Tetap Beroperasional 24 Jam
- Kado Lebaran dari Pertamina: Harga BBM Non-Subsidi Turun Mulai Hari Ini 29 Maret 2025
- Kado Idulfitri Pertamina Turunkan Harga BBM Jenis Ini
- Pertamina Siapkan Ratusan SPBU Siaga 24 Jam, Motoris Sigap Layani Pemudik