Piala Dunia U-17: Pemprov Jatim Menyiagakan 368 Nakes dan 8 RS Rujukan

Di setiap RS tersebut disiagakan ruangan IGD, layanan rawat jalan, rawat inap untuk atlet, ofisial, wasit, delegasi Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), dan tamu-tamu penting lainnya.
Khofifah memastikan RS yang ditunjuk telah berkomitmen memenuhi spesifikasi dan permintaan dari FIFA melalui PSSI.
"Kami juga telah menyampaikan surat kepada setiap rumah sakit terkait penyiagaan tenaga kesehatan dan fasyankes," ungkapnya.
Khofifah mengatakan bahwa tenaga medis yang disiagakan juga meliputi dokter spesialis.
Menurutnya, kecepatan penanganan dibutuhkan dengan alur pelayanan dan pemeriksaan tersendiri.
Setiap fasyankes memberikan layanan terintegrasi dengan efisien yang dapat diakses secara daring.
"Kami telah menunjuk penanggung jawab untuk masing-masing rumah sakit selama penyelenggaraan. Pembiayaan atlet, ofisial dan wasit ditanggung oleh asuransi secara cashless (nontunai) maupun reimburse (membayar kembali)," katanya.
Menurutnya, dukungan kesehatan yang disiapkan dan disiagakan, meliputi penyediaan layanan kesehatan oleh tim medis terdiri atas seorang dokter, dua perawat dan satu mobil ambulans beserta pengemudi.
Pemprov Jatim menyiagakan 368 tenaga kesehatan dan delapan rumah sakit rujukan pada Piala Dunia U-17.
- Pesan Khofifah ke Alim Markus: Sebisa Mungkin Tidak Ada PHK
- Sebagian Warga Jatim Merayakan Lebaran 2025 Hari Ini
- Pantau Situasi di Jatim, Kemenko Polkam Ingin Pastikan Kelancaran Idulfitri 1446 Hijriah
- JICT Berangkatkan 600 Pemudik dari Jakarta Utara ke Jatim
- Mpok Atiek Dilarikan ke Rumah Sakit, Begini Kondisinya
- Begini Kebiadaban OPM terhadap Guru Honorer dan Nakes di Yahukimo