Pidato di Sidang Paripurna Istimewa DPRD Babel, Mendes PDTT Kutip Bung Hatta
Pidato di Sidang Paripurna Istimewa DPRD Babel, Mendes PDTT Kutip Bung Hatta

Ia mengingatkan jangan hanya puas dengan data makro ekonomi yang telah dicapai tetapi mengabaikan sisi pemerataan hasil pembangunan.
Menurutnya, percuma terjadi pertumbuhan ekonomi yang spektakuler, bila hanya dinikmati oleh segelintir orang.
Dia menegaskan tidak bermakna memupuk investasi tetapi tak sampai ke desa.
“Mulai hari ini, saya mengajak semua untuk menjadikan desa sebagai arus utama dalam perencanaan pembangunan daerah. Curahkan energi yang ada untuk membantu akselerasi desa mencapai SDGs Desa,” jelasnya.
Menurutnya, dengan SDGs Desa pembangunan desa oleh pemerintah desa maupun intervensi yang dilakukan supra desa, akan lebih terfokus dan memiliki arah, sasaran, dan target yang jelas sesuai dengan kondisi ril desa.
Selain itu, kata dia, pengarusutamaan pembangunan desa dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan akan berkontribusi 74 persen terhadap pembangunan nasional.
Hal itu disebabkan dari aspek kewilayahan, setidaknya ada 91 persen wilayah Indonesia merupakan perdesaan.
Kemudian, ada 11 tujuan pembangunan berkelanjutan berkaitan erat dengan kewilayahan desa.
Gus Menteri mengatakan harus ada upaya akselerasi aktivitas pembangunan dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19. Salah satunya adalah menjadikan desa sebagai pusat pembangunan Indonesia.
- Della Surya
- Konon, Kopdes Merah Putih jadi Upaya Revolusioner Demi Menguatkan Ekonomi Rakyat
- Prabowo Bentuk 70 Ribu Koperasi Desa, Anggarannya dari Sini
- Terdakwa Korupsi Dana Desa Dituntut 5,6 Tahun Penjara
- Penghentian Sepihak Pendamping Desa, Wakil Ketua Komisi V DPR: Jangan Karena Like and Dislike
- Kemendes PDT Punya Peran Besar Menopang Ketahanan Pangan