Pilih Mana, Aset Kripto Stabil atau yang Volatil?
Senin, 17 Mei 2021 – 19:08 WIB

Aset kripto berjenis stablecoin. Foto: Xaurius Token
Xaurius sendiri memastikan audit cadangan emas dilakukan setiap 3 bulan secara rutin oleh auditor independen. “Hasilnya pun diterbitkan secara terbuka,” kata Nico. (jlo/jpnn)
Banyak orang yang enggan berinvestasi di aset kripto karena volatilitas harganya sangat tinggi.
Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh
BERITA TERKAIT
- Pintu Academy Bahas Soal Fork Dalam Blockchain
- BLK 2025 Beri Edukasi untuk 10.000 Peserta, Perkuat Literasi Kripto Nasional
- DRX Token Diluncurkan, Bamsoet Sebut Potensi Jadi Aset Kripto Terkemuka di Indonesia
- DRX Token Diluncurkan, Kepala Bappebti: Aset Kripto Lokal Kebanggaan Indonesia
- Mengenal POPCAT dan Analisa Pergerakan Harga
- Aspakrindo-ABI Beri Edukasi Masyarakat agar Bijak Berinvestasi Kripto