Pilih Tinggal di Rumah Kayu Bikinan Para Tahanan
Kamis, 28 Maret 2013 – 14:07 WIB

Raja Larantuka Don Andre III Marthinus DVG dan Permaisuri Maria Ronny Naema di ruang tamu rumahnya. FOTO: DOAN WIDHIANDONO / JAWA POS
Akhir pemerintahannya ditandai dengan penyerahan kedaulatan kerajaan kepada Daerah Swatantra II Larantuka (kini disebut Larantuka, ibu kota Kabupaten Flores Timur), Nusa Tenggara Timur (NTT).
Don Lorenzo III, yang dalam bahasa daerah dinamai Raja Nuha Usi, punya 10 anak. Lima putra dan lima putri. Don Marthinus adalah anak kelima. Dalam tata urutan warisan takhta, dia nomor tiga. Sepeninggal Don Lorenzo III pada 28 September 1982, seharusnya yang jadi raja adalah kakak sulung Don Marthinus. Tapi, sang kakak juga meninggal.
’’Kerajaan sempat vakum kekuasaan. Kakak saya yang nomor dua malah mengamanatkan saya untuk menggantikan dia,’’ katanya. Maka, jadilah Don Marthinus sebagai raja Larantuka sejak 12 tahun silam.
’’Tapi, Bapak Raja tidak tinggal di istana. Dia malah tinggal di gubuk ini, to,’’ timpal Maria Ronny Naema DVG, istri Don Marthinus, lantas tertawa lepas.
Larantuka, sebagaimana daerah-daerah lain di Nusantara, masih punya raja yang dituakan. Raja Larantuka sekarang adalah Don Andre III Marthinus DVG.
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara