Pilihan Kata-kata Bisa Mengurangi Kasus Bunuh Diri

"Kami menemukan efek yang jelas, sepanjang peserta menyukai penggunaan istilah yang sebelumnya mereka baca di teks yang ditugaskan untuk masing-masing," kata Arendt, seperti dilansir laman India Times, Senin (23/4).
Anehnya, kata 'Freitod', yang dianggap media sebagai kata yang bermasalah dianggap lebih 'positif' oleh para peserta.
"Kata Freitod menyiratkan bahwa korban membuat keputusan yang jelas dan rasional," jelas Arendt.
Tapi semua bukti menunjukkan bahwa individu yang bunuh diri biasanya memiliki perspektif yang sangat terbatas mengenai situasi pribadi mereka, kehidupan dan lingkungan mereka-mereka yang menunjukkan semacam visi terowongan emosional.
"Terlihat dalam hal ini, sangat sulit untuk menggambarkan keputusan seperti itu bebas atau rasional," jelas Arendt.(fny/jpnn)
pilihan kata dalam pemberitaan di media tentang kasus bunuh diri ternyata memiliki dampak pada pembaca.
Redaktur & Reporter : Fany
- Polisi Usut Kejanggalan Kasus Wanita Gantung Diri di Makassar
- Gegara Istri Sering Ngamuk, Pria di Pekanbaru Nyaris Bunuh Diri, Damkar Bertindak
- Stres karena Sering Sakit Maag, Pria ini Gantung Diri di Tower Sutet
- Upaya Mbak RY Bunuh Diri di Jembatan Digagalkan
- Tragis Kematian Pria di Apartemen Cengkareng Jakbar
- Pria Nekat Loncat dari Lantai 11 Parkiran Mal PVJ Bandung, Kompol Edy Kusmawan Bilang Begini