Pilkada Dramatis: Paling Sial Rohidin Mersyah, Jakarta Bisa Berdarah-darah

jpnn.com - Kolumnis kondang Dahlan Iskan menilai di antara pilkada kemarin yang paling dramatis adalah Kalsel dan Bengkulu. Di samping Pilgub Jakarta yang mungkin masih harus pilkada putaran kedua.
Selebihnya, kata Dahlan, datar-datar saja. Yang didukung mantan Presiden Jokowi juga menang semua.
"Paling sial memang Rohidin Mersyah di Bengkulu. Tinggal tiga hari lagi pilkada Rohidin ditangkap KPK," ujar Dahlan dikutip dari esainya berjudul Dramatik Datar, Kamis (28/11/2024).
Dahlan menulis bahwa penangkapan Rohidin juga dramatis. Pakai kejar-kejaran. Di jalan raya antara Bengkulu-Padang.
Rohidin masih menjabat Gubernur Bengkulu, sampai Desember depan. Sebagai incumbent posisinya kuat.
Hari itu, Sabtu (25/11/2024) malam, lima kepala dinas di Bengkulu ditangkap KPK. Tuduhannya: setor uang ke pribadi gubernur untuk biaya pemenangannya di pilgub.
Saat lima kepala dinas masih ditahan di Polres, KPK mengejar Rohidin yang juga calon gubernur petahana.
Menurut Dahlan, kalau saja dia berhasil sembunyi selama tiga hari, bisa jadi hasil pilgubnya beda.
Dahlan Iskan mengamati pilkada dramatis di sejumlah daerah. Paling sial Rohidin Mersyah, lalu Acil Odah. Jakarta bisa berdarah-darah.
- KPK Didesak Usut Dugaan Suap Pemilihan Pimpinan DPD dan Periksa 95 Senator
- Retret Kepala Daerah Dilaporkan ke KPK, Soroti Dugaan Konflik Kepentingan PT Lembah Tidar
- Solusi Layanan yang Lebih Cepat dan Efisien, Bea Cukai Belawan Luncurkan BESTLINE
- Usut Kasus Gratifikasi, KPK Periksa Pemeriksa Pajak di Kemenkeu
- Seusai Ikuti Retret Kepala Daerah, Ahmad Luthfi Langsung Berdinas
- Berfoto Bersama Prabowo, Jokowi, dan SBY, Puan: Silaturahmi Presiden dengan Ketua Lembaga