Pilkada Istanbul Diulang, Jagoan Erdogan Malah Kalah Makin Telak

Imamoglu diusung Partai Rakyat Republik atau Cumhuriyet Halk Partisi yang beraliran sekuler. Adapun lawannya, Yildirim, adalah mantan PM Turki. Imamoglu sendiri hanyalah mantan wali kota Beylikduzu, sebuah kota kecil di pinggiran Istanbul.
Erdogan sebenarnya juga sudah habis-habisan mendukung Yildirim. Dia berkampanye ke lebih dari 102 lokasi dalam 50 hari.
Namun, kemenangan Imamoglu ternyata merata. Distrik Beyoglu yang merupakan tempat kelahiran Erdogan saja memberikan mayoritas suara untuk Imamoglu. Imamoglu juga menang di kawasan-kawasan konservatif yang selama ini dikenal sebagai basis massa AKP.
Meski enggan, Erdogan akhirnya mengakui kemenangan Imamoglu. "Saya mengucapkan selamat pada Ekrem Imamoglu yang menang pemilu berdasarkan hasil sementara," ujarnya.
Yildirim juga memberikan selamat, tapi dengan cara yang lebih legawa. Sesaat setelah memberikan hak suaranya Minggu lalu, dia bahkan meminta maaf jika dirinya dan partainya berbuat salah. (sha/c10/ttg)
Ekrem Imamoglu tetap melaju. Untuk kali kedua mempermalukan Erdogan dalam pemilihan wali kota (pilwali) Istanbul.
Redaktur & Reporter : Adil
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi
- Menjelang PSU, Calon Bupati Parimo Nizar Rahmatu Dilaporkan ke Bawaslu
- Pantau Langsung PSU Pilkada Siak, Irjen Herry: Kami Kawal Keamanan hingga Tuntas
- Dunia Hari Ini: Wali Kota Istanbul Ditangkap Sebelum Maju Jadi Capres
- Wamendagri Ribka Tegaskan Kabupaten Magetan Siap Laksanakan PSU
- Mendagri Tito Ungkap Total Anggaran PSU Pilkada 2024 Rp 719 Miliar