Pilkada, Menteri Yuddy Minta Pimpinan Instansi Awasi Anak Buahnya

jpnn.com - JAKARTA--Pelaksanaan Pilkada yang tinggal beberapa bulan lagi, menimbulkan kekhawatiran terjadinya politisasi birokrasi di kalangan PNS.
Terhadap masalah ini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi mengatakan, para PNS tidak perlu memberikan dukungan apapun kepada salah satu calon.
"Netral saja, saya pastikan tidak akan dimutasi atau dinonjobkan kalau tidak memberikan dukungan. Namun, kalau sampai ada yang dinonjobkan karena tidak memberikan dukungan, lapor ke kami. Akan kami proses para pejabat yang melakukan politisasi birokrasi," tegas Yuddy, Senin (3/8).
Dia menambahkan, pihaknya sudah memberikan surat edaran kepala seluruh pimpinan instansi baik pusat dan daerah terkait netralitas dan larangan penggunaan aset pemerintah dalam pilkada serentak.
"Untuk menjamin efektivitas pelaksanaan surat edaran ini, saya meminta kepada para pimpinan instansi untuk mengawasi seluruh ASN di lingkungan masing-masing dalam penyelenggaraan pilkada. Bagi ASN yang melakukan penggaran, saya minta dicatat dalam berita acara," paparnya.
Yuddy juga mengimbau seluruh masyarakat ikut memantau pelaksanaan Pilkada. Kontribusi masyarakat sangat dibutuhkan untuk melihat apakah PNS menjaga netralitas atau tidak. (esy/jpnn)
JAKARTA--Pelaksanaan Pilkada yang tinggal beberapa bulan lagi, menimbulkan kekhawatiran terjadinya politisasi birokrasi di kalangan PNS. Terhadap
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Ahli Kepemiluan Usul Ambang Batas Maksimal 50 Persen di Pilpres dan Pilkada
- Bahlil Digugat ke Mahkamah Golkar Gegara Ganti Ketua DPR Papua Barat Daya Tanpa Prosedur
- Soedeson Soroti Eksekusi Rumah Warga di Bekasi, Penegak Hukum Diduga Langgar Prosedur
- Polemik Band Sukatani soal Lagu Bayar Polisi, Dewi Juliani: Itu Kritik yang Harus Diterima
- Pakar Sebut Gap Politis Bikin Prabowo & Megawati Sulit Bertemu
- Rano Karno Bakal Hadiri Retret Kepala Daerah, Berangkat ke Magelang Malam Ini