Pilkada Picu Konflik di Kawasan Transmigrasi
Rabu, 28 November 2012 – 02:43 WIB
JAKARTA – Pemerintah berharap Pemilukada tidak membawa-bawa masalah di kawasan transmigrasi karena dapat menimbulkan potensi konflik antara masyarakat sekitar dengan masyarakat di kawasan transmigrasi. ”Banyak sekali konflik di daerah-daerah lahan transmigrasi yang diakibatkan oleh panasnya pemilukada. Jadi kita berharap pemilukada ditahan supaya tidak terimplikasi kepada potensi-potensi konflik, termasuk konflik lahan transmigrasi,” kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin usai membuka Rapat Koordinasi Nasional Pembangunan Kawasan Transmigrasi 2012 di Jakarta, Senin (26/11).
Dia mengajak berbagai pihak yang terlibat dalam pemilukada menghindarkan berbagai kegiatan yang dikhawatirkan dapat menimbulkan konflik di sejumlah daerah, termasuk di kawasan transmigrasi.
Baca Juga:
Sementara terkait program transmigrasi yang sudah berjalan selama 62 tahun, Muhaimin mengatakan, ada lima tantangan yang harus dihadapi dalam pembangunan transmigrasi ke depan. Tantangan tersebut di antaranya peluang berusaha dan kesempatan kerja, produktivitas masyarakat transmigrasi, integrasi kawasan, kesenjangan antar wilayah, dan tata kepemerintahan yang bersih dan berwibawa.
Diakui Muhaimin, banyak kendala yang harus dihadapi dalam menjawab tantangan tersebut. Yaitu, masih kurang akuratnya informasi tentang lahan yang memenuhi kriteria clear and clean akibat masih adanya tumpang tindih penggunaan lahan dan beban pertanahan terkait penerbitan sertifikat hak milik (SHM).
JAKARTA – Pemerintah berharap Pemilukada tidak membawa-bawa masalah di kawasan transmigrasi karena dapat menimbulkan potensi konflik antara
BERITA TERKAIT
- Prabowo Bilang Nasi Goreng Megawati Enak Sekali, Masa, sih?
- Tanggapi Isu Menhut Mau Membabat Hutan, Ahmad Yohan Singgung Penghijauan
- Terungkap! Komunikasi Prabowo-Megawati Lancar Meski Belum Bertemu Sejak Pelantikan
- Peran Politik Muzani Gerindra Sebagai Perantara Komunikasi Prabowo-Megawati
- Kejagung Bangun Sistem Pantau Tuntutan Jaksa, Sahroni: Keren, Pastikan Semua Patuh!
- Komisi II Bakal Undang Mendagri-KPU Bahas Opsi Pelantikan Kepala Daerah Terpilih