Pilpres 2019, Perlu Keajaiban untuk Bentuk Poros Ketiga

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menilai keputusan Partai Demokrat menawarkan tiga syarat untuk berkoalisi pada Pilpres 2019 merupakan hal yang wajar.
Tiga syarat itu mempertimbangkan visi dan misi Partai Demokrat, faktor kepercayaan, dan platform koalisi.
“Itu haknya Demokrat. Kami hormati. Kami dan partai lain juga punya hak,” kata Zulkifli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (12/3).
Menurut Zulkifli, proses menuju arah koalisi masih berada pada tahap awal.
Semua peluang masih terbuka karena partai politik juga baru menggelar pertemuan-pertemuan informal.
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) itu menambahkan, pertemuan-pertemuan dengan partai politik diperlukan untuk menjajaki kemungkinan koalisi.
Apalagi, syarat mengajukan calon harus memenuhi ambang batas pencalonan presiden sebesar 20 persen.
Karena itu, tidak ada satu pun partai politik yang bisa mengusung calonnya secara sendirian.
Zulkifli Hasan menilai keputusan Partai Demokrat menawarkan tiga syarat untuk berkoalisi pada Pilpres 2019 merupakan hal yang wajar.
- Syahrial Nasution, Alumni Unpar yang Dipercaya AHY Jadi Wakil Sekjen Partai Demokrat
- Ditunjuk AHY Jadi Bendum Demokrat, Irwan Fecho Mundur dari Stafsus Mentrans
- Putra Sumba NTT Gustaf Tamo Mbapa Dipilih Sebagai Deputi BPOKK DPP Partai Demokrat
- Jalankan Instruksi Ketum PAN, Eddy Soeparno Bagikan Sembako di 11 Kabupaten/Kota di Jabar
- Hijrah ke Partai Demokrat, Afriansyah Noor Didapuk Jadi Wasekjen
- Ditunjuk Jadi Kepala Badan DPP Demokrat, HBL Masuk Ring 1 AHY Bersama Menteri PU