Pimpinan DPR Minta Klarifikasi Komisi VII Ihwal Permintaan Pelibatan Penyampaian CSR BUMN

Direktur Utama PT Bukit Asam (Persero) Tbk, Arviyan Arifin pun memberikan jawaban. "Namanya Pak Alex Noerdin kalau nggak salah," canda Arviyan.
Lantas, Alex pun menyinggung dan meminta supaya Komisi VII DPR dilibatkan di dalam penyerahan CSR kepada masyarakat. "Nah, paling tidak bisa saya yang menyerahkan saja, bukan mintanya buat saya pakai ventilator itu , bukan, tetapi kawan-kawan komisi ikut menyerahkan ini bantuan, gitu dong Pak," kata Alex.
Dalam rapat itu juga sempat terjadi ketegangan ketika anggota Komisi VII DPR marah dan mengusir Direktur Utama Holding Tambang (MIND ID) atau PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Persero Orias Petrus Moedak saat membahas persoalan utang BUMN. Namun, Orias tetap di ruangan dan rapat tetap dilanjutkan setelah insiden itu. (boy/jpnn)
Yuk, Simak Juga Video ini!
Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat akan meminta klarifikasi kepada Komisi VII DPR terkait permintaan pelibatan penyaluran corporate social responsibility (CSR) perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Redaktur & Reporter : Boy
- Komisi VI DPR Sidak Jasa Marga, Pastikan Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2025
- Misbakhun Buka-bukaan Data demi Yakinkan Pelaku Pasar di Bursa
- Aksi Tolak RUU TNI Masih Berlangsung, Sejumlah Pedemo Dibawa Sukarelawan Medis
- RUU TNI Disahkan Jadi UU, Sekjen KOPI Kecam Segala Bentuk Aksi Kekerasan yang Mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa
- DPR Segera Bahas RKUHAP, Muncul Penegasan Penyidikan Harus Pakai CCTV
- Enggan Tanggapi Pengesahan UU TNI, Prabowo Hanya Tersenyum dan Lambaikan Tangan